GPU Nvidia A100 berbasis Ampere.
GPU Nvidia A100 berbasis Ampere.

NVIDIA Umumkan Kartu Grafis Ampere, Targetkan Data Center dan AI

Teknologi teknologi nvidia hardware
Cahyandaru Kuncorojati • 15 Mei 2020 18:38
Jakarta: NVIDIA akhirnya merilis kartu grafis dengan arsitektur generasi baru yaitu GPU Ampere. Namun produk ini tidak dihadirkan untuk segmen gaming seperti GPU Turing. Produk ini bernama NVIDIA A100 dan hadir untuk pengembangan teknologi AI dan data center.
 
NVIDIA mengklaim kartu grafis A100 mampu mendukung pelatihan AI atau kecerdasan buatan lebih baik dengan peningkatan performa 20 kali lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Kemampuan ini membuat NVIDIA A100 juga bisa digunakan untuk analitik data, scientific computing, dan cloud graphics.
 
"Tren cloud computing dan AI yang semakin ramai dan berkembang pesat di desain data center kini tergantikan tidak lagi hanya berbasis CPU tapi komputasi yang diakselerasi menggunakan GPU," tutur CEO NVIDIA, Jensen Huang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"NVIDIA A100 mampu mendukung akselerasi end-to-end machine learning, mulai dari analitik data hingga pelatihan. Ini merupakan pertama kali proses scale-up dan scale-out beban kerja bisa diakselerasi di satu platform. NVIDIA A100 akan mendorong performa data center sekaligus menekan biaya operasionalnya," jelas Huang.
 
NVIDIA A100 juga disebutkan mendukung fleksibilitas seperti pengguna multi-GPU dari perangkat tersebut yang maisng-masing bisa dipartisi untuk mengerjakan tugas yang berbeda-beda. Berbekal dukungan NVIDIA NV-Link beberapa kartu grafis NVIDIA A100 juga bisa berfungsi menjadi satu kesatuan GPU.
 
NVIDIA menyebutkan perusahaan seperti Alibaba Cloud, Amazon Web Services (AWS), Atos, Baidu Cloud, Cisco, Dell Technologies, Fujitsu, GIGABYTE, Google Cloud, H3C, Hewlett Packard Enterprise (HPE), Inspur, Lenovo, Microsoft Azure, Oracle, Quanta/QCT, Supermicro, dan Tencen Cloud sudah berminat menjajal teknologi NVIDIA A100.
 
Kartu grafis NVIDIA A100 menggunakan GPU fabrikasi 7nm yang memuat lebih dari 54 miliar transistor. Arsitektur ini membuat kartu grafis tersebut menjadi GPU dengan jumlah transistor terbanyak di dunia untuk fabrikasi 7nm.
 
NVIDIA A100 memiliki 6.912 core CUDA, kapaistas VRAM 40GB dan bandwidth memori 1,6 TBps. Performa komputasi kartu grafis ini diklaim bisa mencapai 19,5 teraflops di mode performa FP32. Kartu grafis ini juga bakal dihadirkan dalam paket workstation NVIDIA DGX A100 yang di dalamnya berisi delapan buah kartu grafis NVIDIA A100.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif