Google membuka SDK Cardboard untuk pengembang dengan harapan dapat memperpanjang usianya.
Google membuka SDK Cardboard untuk pengembang dengan harapan dapat memperpanjang usianya.

Pertahankan VR Mobile, Google Merilis Kode Open Source Cardboard

Teknologi google
Lufthi Anggraeni • 08 November 2019 10:18
Jakarta: Satu hari setelah peluncuran Pixel 4, Google mengonfirmasi bahwa perusahaan mundur dari proyek Daydream VR. Mengingat ambisi VR mobile mengalami penundaan, Google mengumumkan membuka SDK Cardboard kepada pengembang.
 
Pembukaan SDK ini diharapkan Google mampu memperpanjang masa hidup teknologi VR mobile tersebut. Menurut pernyataan resmi pada blog Google Developer, perusahaan asal Amerika Serikat ini mampu mengapalkan 15 juta perangkat Cardboard di seluruh dunia.
 
Namun penggunaan perangkat VR berharga terjangkau mengalami penurunan secara signifikan selama beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi salah satu alasan Google memutuskan untuk berhenti mengembangkan SDK VR Google secara aktif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kini, Google ingin memberikan komunitas pengembang kebebasan penuh dalam membangun dan mendukung pengalaman baru untuk platform Cardboard VR. SDK Cardboard terbuka untuk pengembang baik pada platform Android maupun iOS.
 
SDK Cardboard ini juga mendukung pelacak gerakan, rendering stereoscopic dan interaksi pengguna via tombol viewer. Google mengklaim perusahaannya masih menemukan ketertarikan pengguna terhadap Cardboard.
 
Domain edukasi dan hiburan dengan menggunakan YouTube dab Google Expeditions menjadi dua pilihan paling populer. Sebelumnya, YouTube resmi mengumumkan aplikasi streaming musik barunya di Indonesia, bertajuk YouTube Music.
 
Aplikasi dan web player ini diklaim YouTube telah dirancang ulang guna menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. Layanan streaming YouTube Music menawarkan versi gratis dengan dukungan iklan, sedangkan versi berlangganan berbayar ditawarkan dalam YouTube Music Premium.
 
Versi premium ini memungkinkan pengguna memutar lagu dan video di latar belakang. Dengan demikian, pengguna tetap dapat mendengarkan lagu sambil menggunakan aplikasi lain atau saat ponsel dalam keadaan terkunci.
 
Sementara itu, Google juga menguji perubahan pada bagian komentar di aplikasi YouTube. Google tengah menguji untuk memindahkan bagian komentar ke bagian tepat di bawah deskripsi video. Ide ini ditujukan untuk mempermudah penonton video untuk membaca dan mengunggah komentar di video saat menonton video.
 
Antarmuka pengguna yang tengah diujikan akan menampilkan tiga komentar terpilih di bawah kolom deskripsi video. Mengetuk salah satu dari tiga komentar ini akan menampilkan bagian komentar beserta bagian yang memungkinkan pengguna bergabung dengan diskusi.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif