Ilustrasi.
Ilustrasi.

Anda Diminta Serahkan Data Medsos untuk Ajukan Visa AS

Teknologi media sosial
Ellavie Ichlasa Amalia • 02 Juni 2019 09:49
Jakarta:Pemerintah Amerika Serikat mengimplementasikan peraturan baru. Orang yang ingin mendapatkan visa harus menyediakan informasi tentang akun media sosial mereka.
 
Hal ini pertama kali dilaporkan oleh The Hills. Juru bicara Departemen Dalam Negeri mengonfirmasi hal ini bahwa orang yang hendak mengajukan visa akan diminta untuk mengisi formulir baru yang menyertakan akun media sosial, lapor The Verge.
 
Juru bicara mengatakan, informasi tentang media sosial akan diminta bagi orang yang mengajukan visa permanen atau sementara. Pada formulir pengajuan visa, akan muncul menu drop-down.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Orang yang hendak mengajukan visa akan diminta untuk menuliskan akun yang mereka gunakan atau mengatakan mereka tidak menggunakan media sosial tertentu. Pemerintah lalu akan melakukan pemeriksaan pada informasi yang diberikan.
 
Tahun lalu, Departemen Dalam Negeri berkeras akan melakukan ini, meski mendapatkan banyak kritik. Dalam peraturan terbaru, orang yang mengajukan visa ke Amerika Serikat harus menuliskan akun media sosial yang mereka gunakan dalam lima tahun terakhir.
 
Disebutkan, sistem ini hanya akan fokus pada media sosial "besar". Namun, tidak tertutup kemungkinan, media sosial lainnya juga akan disertakan.
 
Departemen Dalam Negeri telah mengumpulkan informasi berupa alamat dan kontak dari orang yang mengajukan visa. Peraturan terbaru ini merupakan bagian dari pemerintah AS untuk melakukan "pemeriksaan ekstrem" akan pengunjung AS.
 
Keputusan ini telah mendapatkan kritik keras karena dianggap melanggar privasi dan kebebasan sipil. American Civil Liberties Union mengatakan bahwa rencana ini "tidak efektif dan bermasalah."
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif