Head of AI Google Jeff Dean di ajang Solve with AI
Head of AI Google Jeff Dean di ajang Solve with AI

Inisiatif Google Pecahkan Masalah Sosial Pakai AI

Teknologi google solve with ai
Mohammad Mamduh • 11 Juli 2019 14:14
Tokyo: Membicarakan kecerdasan buatan atau AI biasanya mengacu pada sebuah teknologi yang bisa memberikan pengaruh cukup signifikan kepada korporasi, baik dari produktivitas, efisiensi, sampai ke pemasukan.
 
Google mencoba membuktikan bahwa AI bisa memecahkan berbagai masalah sosial lewat satu program inisiatif. Head of AI Google Jeff Dean menyebut pada dasarnya, kecerdasan buatan mampu membuat prangkat menjadi lebih cerdas.
 
Ditambah dengan pembelajaran mesin, AI bisa berkembang lebih cepat. Masyarakat biasanya paham mengenai AI ketika mengakses Gmail. “Gmail saat ini bisa memilah email yang langsung masuk ke Inbox atau ke spam,” ungkapnya dalam ajang Solve with AI di Tokyo, Jepang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam skenario sosial, kecerdasan buatan bisa memecahkan berbagai masalah yang muncul dari beragam sektor, seperti bencana alam, pertanian, dan medis. Jeff memberikan contoh beberapa inisiatif yang telah mereka jalankan.
 
“Untuk medis, memanfaatkan AI, dokter bisa mendeteksi penyakit mata akibat diabetes. Banyak juga penelitian medis yang kini melibatkan AI.”
 
Meskipun pintar, Jeff mengatakan kecerdasan buatan tetap harus diawasi manusia. Peran pembelajaran mesin sebagai tempat manusia dalam melihat dan memberikan masukan kepada AI agar ia semakin pintar. Dari hal yang paling sederhana, seperti menentukan foto anjing atau kucing secara otomatis.
 
“Begitu menemukan variabel baru, kita cukup tambahkan beberapa instruksi, sehingga nanti ia mampu memprediksi lebih akurat.”
 
Langkah yang Google ambil dalam menggunakan AI untuk memecahkan masalah sosial adalah menerapkannya dalam berbagai layanan, termasuk aksesibilitas.
 
Tanpa melupakan aturan dan etika, mereka mencoba menghadirkan akses untuk semua pengguna, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan. Contohnya adalah beberapa layanan yang mengubah suara menjadi teks atau sebaliknya, sampai menerjemahkan ke dalam bahasa yang berbeda.
 
Tak lupa ketika kita mengetik sesuatu di ponsel Android, kemudian Google akan memberikan beberapa rekomendasi kata agar kita mengetik lebih cepat. Tentunya, teknologi ini juga memanfaatkan big data.
 
Belum selesai, pemanfaatan kecerdasan buatan juga bisa sampai ke pengawasan habitat hewan lain. Salah satu proyek yang Google jalankan menggandeng Global Fishing Watch, yang punya misi mengurangi jumlah penangkapan ikan yang dinilai berlebihan.
 
“Satu dari lima ikan yang terjual di pasar global berasal dari penangkapan ikan ilegal. Peran AI di sini adalah mendeteksi jenis kapal dan alat tangkapan,” pungkasnya.
 
Pencegahan pembalakan hutan liar juga dapat memanfaatkan AI. Jeff memberikan contoh kerja sama mereka dengan salah satu perusahaan non-profit yang kini membantu mengawasi hutan di Kalimantan dan Brasil.
 
Kecerdasan buatan berperan mengisi kekosongan personil yang bertugas mengawasi wilayah hutan yang cukup luas, tak lupa dengan menggandeng warga setempat.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif