Banyak pihak yang meyakini bahwa langkah ini dilakukan menjelang acara Samsung Galaxy Unpacked 2022 yang akan digelar tanggal 9 Februari mendatang. Acara tahunan ini diprediksi bakal memperkenalkan seri terbaru yaitu Samsung Galaxy S22 Series.
Dikutip dari GSM Arena, situs resmi Samsung di sejumlah negara seperti Prancis, Jerman, Inggris dan Amerika tidak lagi menawarkan penjualan Samsung Galaxy S21 Ultra, namun tidak dengan Samsung Galaxy S21 maupun S21 Plus dan S21 FE.
Belum diketahui alasan dibalik keputusan tersebut. Ini bukan kali pertama Samsung melakukan hal serupa. Sebelumnya, Samsung juga pernah menghapus penjualan Galaxy Z Fold 2 jelang kehadiran Galaxy Z Fold 3 dan Galaxy Flip 3, dikutip dari 9to5Google.
Meskipun begitu konsumen dilaporkan masih bisa menemukan penjualan Samsung Galaxy S21 Ultra dari pihak ketiga atau ecommerce selama stok perangkat tersebut masih ada. Di Indonesia, smartphone ini sendiri dibanderol mulai dari Rp16,9 juta saat diluncurkan.
Samsung Galaxy S21 Ultra sendiri merupakan smartphone yang menerima banyak review positif saat diluncurkan. Rumor mengenai kehadiran Samsung Galaxy S22 Series menyebutkan bahwa versi terbaru ini memiliki banyak peningkatan dari sebelumnya.
Melihat kondisi kelangkaan semikonduktor hingga rantai pasokan industri yang masih bermasalah sejak pandemi, maka tidak heran apabila Samsung memilih berfokus ke produksi smartphone terbarunya demi menyediakan stok yang memadai saat dirilis ke pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News