Google menyebut pemanfaatan platform digital membantu UMKM bertahan selama pandemi.
Google menyebut pemanfaatan platform digital membantu UMKM bertahan selama pandemi.

Digital Berperan Besar Dalam Ketahanan Bisnis Selama Pandemi

Teknologi Google
Lufthi Anggraeni • 26 April 2022 15:26
Jakarta: Laporan e-Conomy SEA 2021 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company menampilkan satu dari tiga penjual berbasis digital merupakan penjual yang mampu menghadapi pandemi Covid-19.
 
Laporan ini menampilkan bahwa pasar Indonesia memiliki 21 juta konsumen digital baru selama pandemi selama tahun 2020 dan paruh pertama tahun 2021 lalu. Konsumen digital baru ini diprediksi akan menetap, dengan 96 persen konsumen saat ini telah menggunakan layanan digital.
 
Sedangkan 99 persen konsumen disebut berencana untuk terus menggunakan layanan digital. Keadaan ini dinilai Google menjadi peluang baik bagi pelaku UMKM untuk mengoptimalkan kehadiran mereka secara online dalam menjangkau konsumen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, laporan e–Conomy SEA 2021 menampilkan bahwa 28 persen penjual digital di Indonesia menyatakan bahwa mereka tidak akan bertahan selama pandemi jika bukan karena platform digital.
 
Laporan e–Conomy SEA 2021 menunjukkan layanan keuangan digital juga menjadi sektor pendukung penting bagi penjual digital, dengan 98 persen di antaranya kini menerima pembayaran via digital.
 
Google mengangkat cerita Dade Craft, pelaku UMKM yang menyadari pentingnya kehadiran secara online dalam menjalankan bisnis dan membantunya dalam bertahan selama pandemi. Dade Craft memanfaatkan platform marketplace sebagai medium penjualan dan media sosial sebagai medium promosi.
 
Selain itu, Dade Craft juga menyebut bahwa saat ini, sebagian besar penjualannya berasal dari transaksi online. Untuk mengembangkan bisnisnya, pemilik Dade Craft Nindya Putri, bergabung dengan komunitas serta mengikuti pelatihan digital, dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan bisnis dan keterampilan digital.
 
Setelah mengikuti pelatihan ini, Nindya mendaftarkan akun Profil Bisnis Dade Craft dan mulai menggunakan YouTube dan Search sebagai media pembelajaran untuk mencari berbagai referensi dan inspirasi tentang dekorasi rumah.
 
Nindya turut memanfaatkan fitur lain yang ditawarkan Google untuk membantu dalam menjalankan bisnisnya, termasuk Spreadsheet untuk mencatat inventaris usaha, serta Google Analytics untuk membantu menganalisis asal pelanggan.
 
Hadir secara online juga mendorong Nindya untuk beradaptasi dengan pembayaran digital, sebab awalnya, Nindya hanya menerima pembayaran melalui transfer bank. Nindya mengaku sejak menerima pembayaran dengan e-wallet, tidak hanya mengalami peningkatan pelanggan sebanyak 25 persen, Dade Craft juga mengalami peningkatan pendapatan sebesar 35 persen.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif