SoftBank dan Leica Investasi Rp1,7 Triliun untuk Light

Lufthi Anggraeni 20 Juli 2018 13:44 WIB
games
SoftBank dan Leica Investasi Rp1,7 Triliun untuk Light
Light dilaporkan mendapatkan investasi dari SoftBank dan Leica untuk pengembangan teknologinya.
Jakarta: Light bukanlah nama baru di ranah smartphone. Mereka adalah produsen yang memperkenalkan perangkat berbekal kamera dengan 16 lensa pada tahun 2015 lalu. Kini, perusahaan ini dilaporkan mendapatkan investasi Seri D sebesar USD121 juta (Rp1,7 triliun).

Menurut GSM Arena, investasi tersebut dipimpin oleh SoftBank Vision Fund, dan didukung oleh Leica. Sementara itu, smartphone berteknologi Light dilaporkan akan diluncurkan pada akhir tahun 2018 ini.

Berdasarkan informasi yang beredar, smartphone tersebut tidak akan dibekali kamera dengan 16 lensa, namun dinilai tetap unik berkat usungan kamera dengan sembilan lensa. Dengan lensa berjumlah banyak yang terfokus pada obyek, Light mengklaim mampu menciptakan model 3D akurat.


Selain ranah smartphone, Light juga menyebut ingin menggantikan teknologi LIDAR pada mobil nirsopir dengan sistem berbasis kamera karyanya. Light juga mengaku ingin memperluas cakupan teknologinya ke ranah robotik, aviasi, drone, pemproses industrial dan lainnya.

Sementara itu, investasi ini dinilai Leica menarik, sebab dengan perkembangan fotografi komputasional yang pesar, bekerja sama dengan inovator di Light disebut akan dapat mendukung Leica dalam memperluas keahliannya ke era fotografi komputasional.

Sebelumnya, Leica mengumumkan kamera terbaru bertajuk M 10, sebagai kamera mirrorless di jajaran kamera Range FInder dari Leica, serupa M 240. Tidak hanya desain klasik, M 10 disebut berbekal teknologi diklaim mampu menghadirkan pengalaman penggunaan serupa kamera film.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.