Google Tekankan Kekuatan Warna via Android P
Google menampilkan ikon baru untuk sidik jari dengan banyak warna pada Android P Developer Preview.
Jakarta: Pada versi terbaru versi Android P Developer Preview, Google menampilkan gambar sidik jari yang berwarna saat menambahkan informasi terkait dengan sidik baru pada sensor pemindai biometrik di smartphone penggunanya.

Gambar berwarna abu-abu dengan lingkaran biru di sekitarnya digantikan dengan gambar sidik jari dalam berbagai warna, lebih tepatnya warna khas Google. Namun, lingkaran biru pada gambar sebelumnya juga dapat ditemukan pada gambar baru ini.

Ide dari gambar itu adalah agar pengguna Android dapat melindungi informasi personal mereka dengan menggunakan alat pemindai biometrik.


Gambar dari sidik jari berwarna hitam dan putih dinilai kurang mampu menarik perhatian pengguna untuk memanfaatkan fitur jika dibandingkan dengan yang berwarna.

Gambar sidik jari baru dengan berbagai warna dapat ditemukan pada perangkat pada lini Pixel yang menggunakan Android P Developer Preview versi beta 2.

Sementara itu, versi dalam warna abu-abu dengan lingkaran biru merupakan gambar yang mewakili proses pemindaian sidik jari pada perangkat bersistem operasi lainnya.

Animasi terkait gambar sidik jari berwarna yang beredar di internet ini mengindikasikan upaya Google dalam menyempurnakan ide terkait gambar yang hanya dapat dilihat pengguna dalam waktu beberapa detik saja.

Upaya pada hal yang dinilai remeh ini turut mengindikasikan keseriusan Google dalam menggarap sistem operasi mobile terbarunya, Android P.

Sistem operasi Android P diperkirakan akan diterima oleh pengguna perangkat Android dan tersedia pada perangkat terbaru setidaknya pada tahun depan.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.