Ketika biaya komponen meningkat, kapasitas memori menjadi salah satu bagian yang berpotensi dikorbankan demi menjaga harga jual. Akibatnya, laptop dengan RAM 8GB kembali muncul sebagai pilihan dasar, bahkan pada perangkat yang dibanderol cukup mahal.
Bagi konsumen, harga awal yang lebih murah bisa terlihat menggiurkan. Namun, kapasitas RAM yang terbatas berisiko membuat laptop terasa lambat lebih cepat, terutama ketika digunakan untuk membuka banyak tab browser, menjalankan beberapa aplikasi, atau berpindah-pindah pekerjaan.
Karena itu, membeli laptop dengan RAM 8GB saat ini perlu dipertimbangkan lebih hati-hati. Selisih harga untuk mendapatkan memori lebih besar memang tidak selalu kecil, tetapi keputusan tersebut bisa memengaruhi kenyamanan penggunaan selama bertahun-tahun.
Mengapa Laptop 8GB Kembali Bermunculan?
Pada 2024, kapasitas RAM 16GB mulai mendapat posisi lebih kuat sebagai standar laptop modern. Microsoft menetapkan RAM 16GB sebagai persyaratan minimum untuk perangkat berlabel Copilot+ PC.Dikutip dari Engadget, pada Oktober tahun yang sama, Apple juga menggandakan RAM dasar MacBook Air dari 8GB menjadi 16GB tanpa menaikkan harga awalnya.
Situasinya berubah pada 2026 ketika harga memori melonjak. TrendForce memperkirakan harga yang dibayarkan produsen PC kepada pemasok memori meningkat sekitar 90–95 persen pada kuartal pertama tahun ini.
Kenaikan tersebut menambah tekanan terhadap biaya produksi. TrendForce memperkirakan gabungan biaya prosesor, memori, dan penyimpanan kini mencapai 68 persen dari total biaya komponen laptop kelas mainstream.
Produsen pun menghadapi pilihan sulit yaitu menaikkan harga jual, mengurangi spesifikasi, atau berusaha mempertahankan keduanya sekaligus.
Menurut laporan situs Engadget, dampaknya terlihat pada Dell XPS 13 keluaran 2026. Model dengan RAM 8GB dan penyimpanan 512GB semula dijual seharga USD699, tetapi harganya naik menjadi USD799. Harga USD699 masih tersedia, tetapi konsumen harus menerima kapasitas penyimpanan yang lebih kecil, yakni 256GB.
RAM 8GB Bisa Menjadi Hambatan dalam Pemakaian Sehari-hari
Keterbatasan RAM bukan sekadar persoalan angka di lembar spesifikasi. Dampaknya terasa ketika sistem operasi dan aplikasi mulai menggunakan sebagian besar memori yang tersedia.Dalam pengujian Dell XPS 13 2026, penggunaan RAM model dasar sudah mencapai sekitar 80 persen sesaat setelah Windows selesai menyala. Ketika browser dibuka dan dipenuhi tab, penggunaan memori meningkat hingga 95 persen.
Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari, seperti menggulir halaman, berpindah jendela, dan menjalankan aplikasi, berpotensi mengalami gangguan kecil atau tersendat.
Sebaliknya, Dell XPS 13 dengan RAM 16GB mencatat skor PCMark 10 sekitar 30 persen lebih tinggi. Dalam pengujian baterai yang sama, model tersebut juga bertahan 1 jam 44 menit lebih lama.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa tambahan RAM bukan hanya berguna bagi pengguna berat. Pengguna yang rutin membuka banyak tab, bekerja dengan dokumen, mengikuti rapat daring, dan menjalankan aplikasi secara bersamaan juga dapat merasakan manfaatnya.
Apakah Upgrade ke RAM 16GB Layak Dibayar?
Dell mematok tambahan USD200 untuk meningkatkan RAM XPS 13 dari 8GB menjadi 16GB. Jika tetap memilih penyimpanan 256GB, harga laptop tersebut menjadi USD899.Biaya peningkatan ini memang cukup besar. Namun, RAM yang tidak memadai bisa menjadi batasan jangka panjang, khususnya jika memori tidak dapat ditingkatkan setelah pembelian. Mengganti laptop hanya karena kapasitas RAM tidak lagi mencukupi tentu berpotensi jauh lebih mahal.
Ada beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan. Laptop dengan slot RAM memungkinkan pengguna memulai dari kapasitas lebih rendah dan menambah memori ketika harga kembali masuk akal. Model tahun sebelumnya dengan RAM 16GB juga layak dilirik selama stok masih tersedia.
Pilihan lain adalah menilai kebutuhan sebelum membeli. Laptop 8GB mungkin masih cukup untuk pekerjaan ringan, tetapi pengguna yang ingin memakai perangkat lebih lama sebaiknya memprioritaskan 16GB jika anggaran memungkinkan.
Harga laptop diperkirakan masih menghadapi tekanan. CEO Acer Jason Chen memperkirakan harga PC dapat naik lagi 5–20 persen sebelum akhir 2026, dengan puncak kenaikan berpotensi terjadi pada paruh pertama 2027.
Artinya, membeli laptop 8GB demi menghemat uang sekarang bukan jaminan mendapat nilai terbaik. Harga bisa berubah ketika kondisi pasar membaik, tetapi kapasitas RAM laptop yang sudah dibeli tidak otomatis ikut bertambah. Jika ingin perangkat tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang, RAM 16GB merupakan pilihan yang lebih aman.