Google meluncurkan Project Genie, prototipe AI memungkinkan pengguna menciptakan, menjelajah, dan memodifikasi dunia visual interaktif dari teks atau gambar melalui teknologi Genie 3.
Google meluncurkan Project Genie, prototipe AI memungkinkan pengguna menciptakan, menjelajah, dan memodifikasi dunia visual interaktif dari teks atau gambar melalui teknologi Genie 3.

Project Genie, AI Interaktif untuk Membuat dan Menjelajah Dunia Visual

Lufthi Anggraeni • 31 Januari 2026 11:49
Ringkasnya gini..
  • Google memperkenalkan Project Genie, prototipe AI yang memungkinkan pengguna menciptakan dunia interaktif dari teks dan gambar.
  • Teknologi ini ditenagai oleh world model Genie 3 yang menghasilkan lingkungan navigasi real-time dan dapat dimodifikasi pengguna.
  • Akses awal tersedia untuk pelanggan Google AI Ultra di AS, dengan rencana perluasan global di masa depan.
Jakarta: Google kembali mendorong batas kemampuan kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan Project Genie, prototipe eksperimental memungkinkan pengguna menciptakan, memodifikasi, dan menjelajah dunia visual yang dihasilkan AI hanya dari instruksi teks dan gambar.
 
Mengutip Digital Trends, teknologi ini hadir sebagai bagian dari riset lanjutan DeepMind dengan model world model terbaru bernama Genie 3, berkemampuan menghasilkan lingkungan interaktif secara real-time yang dapat dieksplorasi dan dimanipulasi pengguna.
 
Project Genie sudah mulai digulirkan bagi pelanggan Google AI Ultra di Amerika Serikat, dengan usia 18 tahun ke atas, dan akan diperluas ke wilayah lain seiring waktu. Sebagai bagian dari experimental research prototype, Project Genie dibangun untuk memperkenalkan pengalaman baru bagi pengguna dalam menciptakan dunia virtual imajinatif langsung melalui input sederhana seperti teks atau gambar.

Proyek ini menggabungkan tiga kemampuan inti, yaitu world sketching, world exploration, dan world remixing. Lewat world sketching, pengguna dapat membuat lingkungan interaktif dengan mengetik deskripsi teks atau memasukkan gambar yang menjadi dasar dunia tersebut.
 
Model AI kemudian menerjemahkan instruksi ini menjadi lingkungan digital yang dapat dinavigasi, baik dalam perspektif orang pertama maupun orang ketiga. Sesudah lingkungan dibuat, pengguna dapat menjelajah dunia yang telah dihasilkan AI secara real-time, dengan jalur yang dibentuk berdasarkan interaksi mereka.
 
Sistem ini bahkan mampu memprediksi dan memperluas lingkungan saat pengguna berjalan, terbang, atau memilih arah lain dalam dunia tersebut, serupa pengalaman video game namun dibentuk berdasarkan imajinasi pengguna sendiri.
 
Fitur world remixing memungkinkan pengguna menggabungkan dan memodifikasi dunia yang sudah ada untuk menjadi versi baru lebih kreatif, atau memanfaatkan galeri dunia yang telah dibuat sebelumnya sebagai inspirasi.
 
Bahkan video hasil perjalanan di dalam dunia virtual ini dapat diunduh oleh pengguna sebagai dokumentasi eksplorasi mereka. Project Genie ditenagai oleh model world model Genie 3, dikembangkan oleh Google DeepMind untuk mensimulasikan lingkungan dinamis dengan prediksi interaksi dan respons fisika secara konsisten.
 
Genie 3 juga diintegrasikan dengan teknologi generatif lain seperti Nano Banana Pro dan model bahasa Gemini, sehingga hasil dunia yang dibuat memiliki kualitas visual dan interaktivitas yang kian kaya.
 
Berbeda dengan sekadar gambar statis yang umum dihasilkan model generatif, Genie 3 memungkinkan struktur dunia yang mudah dinavigasi secara interaktif. Artinya, pengguna tidak hanya melihat hasil karya AI, tetapi juga dapat merasakan dunia tersebut seakan berada di dalamnya, menjadikan Genie 3 salah satu terobosan penting dalam evolusi AI world model.
 
Kendati Project Genie memunculkan pengalaman baru, versi awal prototipe ini masih memiliki beberapa keterbatasan. Misalnya, durasi dunia yang dapat dihasilkan seringkali terbatas pada sekitar satu menit interaksi, kualitas visual belum sepenuhnya realistis, dan kendali karakter terkadang belum halus.
 
Namun, Google menekankan bahwa fitur ini masih dalam tahap riset dan akan terus disempurnakan berdasarkan masukan pengguna dan pengembangan model AI mendatang. Peluncuran Project Genie mencerminkan visi masa depan dengan AI tidak hanya menghasilkan konten pasif seperti teks atau gambar, tetapi juga menciptakan lingkungan virtual lengkap dari imajinasi manusia. 
 
Teknologi ini membuka peluang baru untuk berbagai bidang, termasuk pendidikan interaktif, desain kreatif, simulasi sejarah, gaming, dan pelatihan robotika, serta bisa menjadi fondasi untuk bentuk baru pengalaman digital lebih imersif.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA