Thermal Grizzly WireView Pro II Noctua Edition.
Thermal Grizzly WireView Pro II Noctua Edition.

Thermal Grizzly dan Noctua Bikin WireView Pro II Lebih Senyap untuk Lindungi GPU High-End

Cahyandaru Kuncorojati • 01 Oktober 2026 10:24
Ringkasnya gini..
  • WireView Pro II Noctua Edition memantau arus tiap konduktor 12V pada GPU high-end.
  • Kipasnya tetap mati hingga beban GPU 300W dalam pengujian ekstrem.
  • Perangkat dibanderol EUR 189,90 atau USD 219,90 kisaran Rp3,9 jutaan.
Jakarta: Pengguna PC kelas atas kini punya perangkat tambahan untuk memantau sekaligus mengantisipasi masalah pada konektor daya GPU.

Thermal Grizzly dan Noctua memperkenalkan WireView Pro II Noctua Edition, perangkat monitoring untuk kartu grafis dengan konektor 12V-2x6 yang menggabungkan sistem pemantauan daya Thermal Grizzly dengan solusi pendinginan Noctua.

Perangkat ini dirancang untuk mendeteksi kondisi yang berpotensi menyebabkan panas lokal pada konektor sebelum berkembang menjadi kerusakan. Bedanya dengan WireView Pro II standar, versi Noctua Edition membawa sistem pendinginan yang dirancang agar kipas lebih jarang aktif dan menghasilkan suara yang jauh lebih rendah.

Fokus tersebut cukup relevan untuk PC kelas atas yang menggunakan GPU dengan konsumsi daya tinggi.
 
Pada konektor 12V-2x6, distribusi beban yang tidak merata atau masalah kontak dapat meningkatkan risiko panas pada bagian tertentu. WireView Pro II memantau arus secara individual pada setiap konduktor 12V, bukan hanya membaca konsumsi secara keseluruhan.

Artinya, pengguna dapat melihat ketidakseimbangan distribusi beban atau potensi masalah kontak yang mungkin tidak terlihat jika hanya mengandalkan angka konsumsi daya total.
 

Ada Peringatan Visual dan Alarm

WireView Pro II Noctua Edition memiliki layar TFT-IPS berwarna yang dapat menampilkan peringatan ketika nilai yang ditentukan pengguna terlampaui. Perangkat juga dapat mengeluarkan alarm suara untuk memberi tahu pengguna mengenai kondisi tersebut.

Fitur perlindungan tersebut dapat diperluas menggunakan kabel splitter yang disertakan. Jika diperlukan, sistem dapat memicu shutdown otomatis ketika kondisi tertentu terpenuhi.

Pengoperasiannya juga tidak mengharuskan pengguna bergantung pada software PC. Fungsi pemantauan dan konfigurasi utama tersedia langsung pada perangkat sehingga dapat digunakan secara plug-and-play. Koneksi USB-C digunakan untuk pembaruan firmware, sementara software PC opsional menyediakan fungsi tambahan.
 
Thermal Grizzly WireView Pro II Noctua Edition (1)
Thermal Grizzly WireView Pro II Noctua Edition.

Roman Hartung, CEO Thermal Grizzly, mengatakan pengembangan versi Noctua dilakukan berdasarkan masukan pengguna terhadap versi sebelumnya.

"WireView Pro II telah meraih kesuksesan yang luar biasa dan sudah membantu banyak pengguna mendeteksi masalah konektor yang berpotensi berbahaya sebelum menimbulkan kerusakan. Namun, salah satu masukan yang paling sering kami terima adalah kipasnya masih dapat terdengar pada sistem yang sangat senyap," ujar Roman.

"Karena itu, bekerja sama dengan Noctua untuk menghadirkan solusi pendinginan yang jauh lebih senyap merupakan langkah berikutnya yang logis dan, bagi kami, benar-benar menyempurnakan produk ini," tambahnya.
 

Kipas Bisa Tetap Mati pada Beban GPU 300W

Perbedaan utama Noctua Edition terletak pada sistem pendinginnya. Thermal Grizzly dan Noctua menggunakan heatsink aluminium yang dibuat dengan proses CNC, kipas Noctua NF-A4x10n tanpa frame, serta grill khas Noctua.

Pengujian dalam kondisi ekstrem menunjukkan pendekatan tersebut membuat kipas tidak perlu terus aktif. Dalam pengujian dengan seluruh kipas casing dimatikan dan temperatur di dalam casing berada di atas 40 derajat Celsius, kipas Noctua Edition tetap mati hingga beban GPU mencapai 300W.

Sebagai pembanding, versi standar mulai menyalakan kipas setelah 5 menit 40 detik pada beban 200W dan 2 menit 15 detik pada 300W. Pada beban 400W dan 480W, Noctua Edition membutuhkan waktu lebih dari dua kali lipat sebelum kipas mulai berputar dan mampu menjaga temperatur konektor GPU sekitar 3 derajat Celsius lebih rendah.

Roland Mossig, CEO Noctua, mengatakan desain heatsink menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut.

"WireView Pro II merupakan perangkat yang menarik, dirancang dengan cerdas, dan benar-benar berguna untuk melindungi GPU high-end saat ini. Karena itu, kami sangat antusias ketika Thermal Grizzly mengajak kami bekerja sama untuk membuat versi yang lebih senyap," ungkap Roland.

"Kami sangat puas dengan hasil akhirnya: heatsink yang dirancang khusus mampu melakukan sebagian besar proses pendinginan secara pasif, sehingga kipas tetap mati dalam sebagian besar penggunaan dan hampir tidak terdengar ketika mulai berputar," ujar Roland.

Ketika akhirnya aktif, kipas pada Noctua Edition juga berputar jauh lebih lambat. Dalam pengujian yang sama, versi standar mencapai sekitar 5.000 rpm dan menghasilkan tingkat kebisingan 39,4 dB(A) dari jarak 10 cm. Noctua Edition berada sedikit di bawah 2.000 rpm dengan tingkat kebisingan 21,5 dB(A) pada jarak yang sama.

Thermal Grizzly memberikan garansi dua tahun untuk konektor 12VHPWR atau 12V-2x6 pada GPU. WireView Pro II Noctua Edition dibanderol dengan harga ritel yang disarankan EUR 189,90 atau USD 219,90 atau kisaran Rp3,9 juta.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA