Privacy Display dirancang untuk melindungi pengguna dari praktik atau mengintip layar dari samping. Dengan teknologi ini, konten di layar hanya terlihat jelas dari sudut pandang pengguna langsung, sementara orang lain di sekitar akan melihat tampilan yang buram. Berbeda dengan pelindung layar fisik, fitur ini terintegrasi langsung sehingga kualitas visual tetap jernih dan nyaman.
Samsung menyediakan beberapa mode, mulai dari Partial Screen Privacy yang membatasi visibilitas notifikasi pop-up, hingga Maximum Privacy Protection yang memberikan perlindungan penuh saat pengguna memasukkan PIN, password, atau membuka aplikasi sensitif.
Fitur ini sangat relevan bagi pengguna di Indonesia yang sering menggunakan atau bekerja di transportasi umum ruang terbuka. Dengan Privacy Display, aktivitas seperti membuka aplikasi perbankan, membaca pesan pribadi, atau mengakses dokumen kerja menjadi lebih aman dari risiko pengintaian.
Samsung juga menghadirkan AI Call Screening untuk menyaring panggilan spam, lalu Privacy Alerts yang memberi peringatan saat ada yang mencoba mengakses data sensitif, serta Private Album untuk menyembunyikan foto dan video pribadi. Semua ini diperkuat oleh sistem keamanan Knox Matrix dengan enkripsi post-quantum cryptography, menjamin perlindungan data di masa depan.
Samsung membuka pre-order Galaxy S26 Series mulai 25 Februari 2026. Untuk memberikan rasa aman, tersedia layanan Samsung Care+ yang mencakup garansi tambahan serta perbaikan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News