Menurut Logitech, kehadiran Mobi Fold berangkat dari temuan bahwa meskipun 72 persen profesional memiliki mouse, hanya 26 persen yang menggunakannya saat bekerja di tempat umum. Salah satu alasan utamanya adalah ukuran mouse tradisional yang dinilai kurang praktis untuk dibawa bepergian.
Melalui Mobi Fold, Logitech mencoba menghadirkan solusi yang lebih ringkas tanpa menghilangkan kenyamanan penggunaan yang biasanya ditawarkan mouse berukuran penuh.
Desain Lipat untuk Mobilitas Tinggi
Ciri utama Mobi Fold terletak pada mekanisme lipat yang memungkinkan perangkat berubah dari mouse berukuran penuh menjadi bentuk yang lebih ringkas dan mudah disimpan di saku atau tas kecil.Logitech menyebut desain tersebut memungkinkan pengguna tetap membawa perangkat penunjang produktivitas tanpa menambah banyak beban saat bepergian.
Perusahaan juga mengklaim penggunaan mouse ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot hingga 22 persen dibanding penggunaan trackpad laptop.
"Sejak lama, orang-orang meninggalkan mouse mereka begitu saja hanya karena repot untuk dibawa-bawa, bukan karena mereka tidak ingin menggunakannya," ujar Joseph Mingori, VP dan General Manager Logitech.
Menariknya, perangkat akan otomatis menyala saat dibuka dan mati saat dilipat kembali, sehingga pengguna tidak perlu menekan tombol daya secara manual.
Untuk mendukung penggunaan lintas perangkat, Logitech membekali Mobi Fold dengan koneksi Bluetooth yang dapat terhubung ke hingga tiga perangkat sekaligus.
Mouse ini kompatibel dengan berbagai sistem operasi, termasuk Windows, macOS, ChromeOS, Android, iPadOS, dan Linux. Pengguna dapat berpindah antarperangkat dengan lebih mudah tanpa harus melakukan proses pairing berulang kali.
Logitech juga menyematkan sertifikasi Google Fast Pair, yang diklaim memungkinkan proses koneksi berlangsung lebih cepat pada perangkat yang kompatibel.
Dilengkapi Fitur Adaptive Touch Scrolling
Selain desain yang berbeda dari mouse pada umumnya, Mobi Fold membawa fitur Adaptive Touch Scrolling yang memungkinkan pengguna melakukan navigasi secara presisi maupun menggeser dokumen panjang dengan cepat.Perangkat ini juga menyediakan dua tombol yang dapat dikustomisasi melalui aplikasi Logi Options+ untuk menjalankan berbagai shortcut sesuai kebutuhan pengguna, seperti berpindah aplikasi atau mengambil tangkapan layar.
Berdasarkan lembar fakta produk, sensor yang digunakan mendukung tracking hingga 4.000 DPI.
Dari sisi daya, Logitech menyebut Mobi Fold dapat digunakan hingga 30 hari dalam sekali pengisian penuh.
Perusahaan juga mengklaim pengisian daya selama satu menit cukup untuk memberikan waktu penggunaan hingga 22 jam. Fitur ini ditujukan untuk pengguna yang sering bekerja saat bepergian dan membutuhkan perangkat yang selalu siap digunakan.
Untuk mendukung penggunaan di ruang publik, Mobi Fold hadir dengan teknologi quiet-clicks yang menghasilkan suara klik lebih senyap sehingga tidak mengganggu orang di sekitar.
Logitech menyebut Mobi Fold telah melalui uji jatuh (drop-tested), memiliki perlindungan terhadap debu, serta menggunakan engsel yang diklaim mampu bertahan hingga 15 tahun penggunaan harian.
Perangkat ini juga mengusung sejumlah elemen keberlanjutan. Logitech menggunakan plastik daur ulang pascakonsumen hingga 36 persen pada varian Graphite serta magnet yang mengandung 100 persen logam tanah jarang daur ulang pascakonsumen. Kemasan produk juga menggunakan kertas bersertifikasi FSC.
Harga dan Ketersediaan
Logitech Mobi Fold akan tersedia di Indonesia mulai Juni 2026 dalam pilihan warna Graphite dan Off-White. Produk ini dipasarkan melalui toko resmi Logitech, baik online maupun offline, dengan harga Rp1.509.000.Berdasarkan lembar fakta produk, mouse ini memiliki dimensi 122 x 57 x 33 mm saat digunakan dan menyusut menjadi panjang 66 mm dengan ketebalan 21 mm saat dilipat. Bobotnya tercatat 79 gram.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda