CEO YouTube: Logan Belum Harus Ditendang
CEO YouTube menilai Logan Paul belum melakukan tiga pelanggaran utama, sehingga belum perlu dikeluarkan dari platform.
Jakarta: CEO YouTube Susan Wojnicki mengungkapkan keputusannya, bahwa bintang YouTube kontroversial Logal Paul belum harus dikeluarkan dari platform, setidaknya untuk saat ini. Paul menjadi sorotan setelah video perjalanannya ke Jepang menampilkan jenazah korban bunuh diri.

Akibatnya, YouTube secara temporer menangguhkan pendapatan dari periklanan pada akun Paul. Namun, dalam konferensi Code Media di Huntington Beach, CA, Wojnicki menyebut bahwa Paul belum memenuhi kriteria hingga perlu dilarang dari platform YouTube.

"Dia (Paul) belum melakukan tiga kesempatan utama terkait pelanggaran. Kami tidak bisa begitu saja menariknya dari platform kami. Kreator harus melanggar kebijakan kami sehingga kami bisa melakukannya. Kami harus konsisten terhadap peraturan. Ini seperti kode hukum."


Wojnicki merespon pertanyaan dari pewawancara Kara Swisher terkait alasan YouTube belum melarang Paul sebagai respon terhadap videonya dari Jepang. Paul telah mengunggah video permintaan maaf terkait dengan video yang dinilai tidak sensitif tersebut.

Setelahnya, Paul juga mengunggah video yang menampilkan dirinya menyetrum tikus yang telah mati. Video ini dinilai belum cukup melanggar kebijakan YouTube, dan Wojnicki penilaian video tersebut mewakili selera rendah sang kreator bukanlah alasan yang cukup bagi YouTube untuk melarang kreator dari platformnya.

Wojnicki juga menyebut bahwa penilaian rendahnya selera pada suatu video setiap orang berbeda, sehingga YouTube perlu berpegang teguh pada detil kriteria yang telah dihimpun pada kebijakannya, dan dapat diaplikasikan ke jutaan video dan kreator.

Tanggapan Wojnicki merefleksikan peningkatan tekanan yang dihadapi YouTube untuk menghapus video menyinggung dari layanannya. Unilever, pengiklan produk konsumer besar, mengancam untuk mengabaikan platform "beracun" pada awal pekan ini, menyebut akan menghindari tempat yang tidak berkontribusi positif kepada masyarakat.

Sebagai informasi, YouTube memiliki tiga kesempatan utama yang dapat menyebabkan akun kreator dihapus jika melakukan pelanggaran sebanyak tiga kali. Perilaku yang dilarang pada platform meliputi berbagai aktivitas, termasuk pelanggaran hak cipta dan kekerasan.

Namun hingga saat ini, YouTube belum memberikan tanggapannya terkait video yang dinilai pemirsa atau pengguna lain sebagai video yang menyinggung atau berselera rendah. YouTube tengah menghadapi kritik bahwa perusahaannya mengaplikasikan kebijakan secara tidak konsisten.

Hal tersebut menyebabkan kreator nakal bebas dari hukuman yang seharusnya mereka terima. Namun Wojnicki menyatakan ketidaksejutuannya terkait karakterisasi tersebut.

"Pengguna mungkin mengeluhkan hal tersebut, namun kami berusaha sebaik mungkin untuk tetap konsisiten kepada semua orang."



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.