(Kiri-kanan) Managing Director HPE Indonesia, Hengkie Kastono, dan Indonesia Country Manager, HPE Pointnext Services, Imelda Setijadi.
(Kiri-kanan) Managing Director HPE Indonesia, Hengkie Kastono, dan Indonesia Country Manager, HPE Pointnext Services, Imelda Setijadi.

Hewlett Packard Enterprise Umumkan Strategi Bisnis di 2022

Teknologi corporate
Cahyandaru Kuncorojati • 11 September 2019 12:04
Jakarta: Divisi bisnis enterprise dari Hewlett Packard yaitu HPE dalam acara konferensi yang dilaksanakan kemarin, 11 September 2019 di Jakarta, mengumumkan transisi strategi bisnis yang akan sepenuhnya diterapkan pada 2022.
 
HPE sebagai penyedia solusi teknologi enterprise mengumumkan rencana transisi HPE sebagai perusahaan yang menawarkan layanan dengan model berlangganan seperti sistem pay-per-use. HPE juga akan terus menyediakan hardware dan software melalui metode capital expenditure (capex) dan metode berbasis langganan.
 
Transisi tersebut diklaim HPE akan diterapkan pada seluruh portofolio terutama solusi HPE GreenLake. Hal ini juga berlaku untuk HPE GreenLake terbaru yang dibuat untuk pasar menengah, layanan baru untuk edge technology, dan perpanjangan kemitraan dengan CyrusOne, Equinix, dan Google.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


HPE juga terus melanjutkan investasi dan inovasi untuk software yang disesuaikan dengan model langganan perusahaan, termasuk Aruba Central, BlueData, Cloud Volumes, InfoSight, dan OneView.
 
Greenlake memberi pelanggan pilihan TI berbasis langganan, pembayaran-per-pemakaian, dan pengelolaan TI sebagai layanan yang memberikan pengalaman cloud konsisten untuk mengelola semua beban kerja pelanggan.
 
HPE juga mengklaim portofolio HPE GreenLake menunjukkan hasil yang memuaskan bagi pelanggan. Disebutkan ada 99 persen tingkat pembaruan pada HPE GreenLake dengan skor NPS 86 persen yang membuat solusi ini diklaim menjadi yang terbaik di pasar.
 
Pihak HPE menyebut HPE GreenLake sebagai bisnis dengan pertumbuhan tercepat di perusahaannya dnegan total nilai kontrak lebih dari USD2,8 miliar dan lebih dari 600 pelanggan.
 
"Semua orang menyadari bahwa pelanggan menginginkan teknologi dalam bentuk layanan, tetapi mereka juga ingin menyesuaikannya dengan preferensi masing-masing. Pendekatan unik HPE yang menghadirkan layanan, dan kontrol ini merupakan faktor pendorong keberhasilan HPE GreenLake," jelas CEO Presiden dan CEO HPE, Antonio Neri.
 
"Kami akan terus berinvestasi secara agresif untuk memanfaatkan posisi kepemimpinan kami di pasar, memanfaatkan jaringan bisnis kami yang luas di seluruh dunia, hubungan dengan mitra, dan mengantarkan keseluruhan portofolio," tutur Neri.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif