Schneider Electric di IndoBuildTech 2026
Schneider Electric di IndoBuildTech 2026

Schneider Electric di IndoBuildTech 2026, dari Sakelar Sampai Kampanye Listrik Aman

Mohamad Mamduh • 08 Juli 2026 18:35
Ringkasnya gini..
  • Kolaborasi bertajuk The Art of Feeling at Home ini menyulap sakelar premium AvatarOn menjadi medium ekspresi personal.
  • Selain estetika, Schneider Electric juga memamerkan inisiatif Gerakan Listrik Aman.
  • Dalam acara yang sama, mereka juga mengumumkan Electrician Academy.
Jakarta: Schneider Electric ikut meramaikan ajang IndoBuildTech yang berlokasi di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang. Ajang yang berlangsung pada 8-12 Juli 2026 ini menjadi panggung untuk memperkenalkan tema Rumah Nyaman, Listrik Aman. Mereka mengaku ingin mengajak masyarakat untuk menyeimbangkan aspek desain, fungsi, dan keamanan dalam menata gaya hidup masa kini.
 
Salah satu daya tarik utama adalah kolaborasi eksklusif dengan ilustrator Room.533, Sifa Adni Qolby. Kolaborasi bertajuk The Art of Feeling at Home ini menyulap sakelar premium AvatarOn menjadi medium ekspresi personal. Pengunjung dapat melihat 10 desain khusus, dan memberikan bukti bahwa objek kecil seperti sakelar mampu membentuk kedekatan emosional dan karakter unik dalam sebuah hunian.
 
AvatarOn sendiri merupakan lini sakelar peraih iF Design Award 2017 yang memiliki fitur customizable cover, memungkinkan pengguna menyematkan warna, motif, hingga foto pribadi melalui proses printing.

"Kami ingin menunjukkan bahwa hunian modern perlu dirancang secara menyeluruh, mulai dari kenyamanan, estetika, hingga keamanan kelistrikannya," ujar Ahmad Saiful, BVP Home Solutions Schneider Electric Indonesia. 
 
Selain estetika, Schneider Electric juga memamerkan inisiatif Gerakan Listrik Aman. Pengunjung dapat mengeksplorasi rangkaian produk Domae. MCB adalah komponen umum yang ada dalam setiap kelistrikan rumah, yang fungsi utamanya adalah memutuskan aliran listrik saat terjadi korsleting. RCCB punya peran melindungi manusianya, yang otomatis akan mematikan listrik saat pengguna terkena aliran akibat arus bocor.
 
Kampanye #YangAsliYangMelindungi juga terus digalakkan guna mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan produk kelistrikan asli demi keamanan jangka panjang. Schneider mengaku bahwa banyak sekali produk palsu yang beredar di pasar, dan ini sangat membahayakan karena berkaitan dengan risiko kebakaran. Mereka sendiri telah menyediakan beberapa karakteristik pada produknya agar konsumen bisa membedakannya dengan produk resmi. 
 
Dalam acara yang sama, mereka juga mengumumkan Electrician Academy. Program peningkatan kompetensi nasional ini menargetkan hingga 8.000 teknisi listrik, retailer, dan tenaga penjual toko listrik hingga Desember 2026. Bekerja sama dengan PT Dana Purna Investama (DPI), program ini menyediakan akses pembelajaran digital, webinar, dan kuis untuk memastikan para tenaga ahli memiliki kompetensi yang sesuai standar teknologi terkini.
 
Yosua Pengayoman, Chief Training PT Dana Purna Investama, menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat budaya keselamatan listrik di tanah air. Bagi para teknisi yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi mySchneider.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA