Kemiripan tersebut terutama terlihat dari bahasa desain pada bagian kamera belakang. Namun, Infinix tetap memberikan identitas tersendiri melalui fitur Active Matrix Display yang berada di area modul kamera. Fitur ini dapat menampilkan notifikasi dan animasi interaktif.
Sebagai pembanding, Apple memang melakukan perubahan besar pada desain iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max. Apple menggunakan desain unibody aluminium dengan bagian belakang yang memiliki area plateau untuk menampung komponen internal dan baterai yang lebih besar.
Bukan Cuma Desain
Infinix Note 60 Pro 5G tidak hanya mengandalkan tampilan. Smartphone ini membawa layar AMOLED 6,78 inci 1.5K dengan refresh rate 144Hz.Performa ditopang chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 5G, dipadukan RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB.
Untuk fotografi, tersedia kamera utama 50MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8MP. Kamera depan menggunakan sensor 13MP.
Salah satu daya tarik lainnya adalah baterai berkapasitas 6.500 mAh yang mendukung pengisian cepat 90W.
Infinix juga melengkapi perangkat dengan NFC dan sertifikasi IP64.
Mirip iPhone, Tapi Bukan Pengganti iPhone
Meski desainnya memberikan kesan serupa, spesifikasi Infinix Note 60 Pro 5G tetap berbeda dari iPhone 17 Pro Max.iPhone 17 Pro Max menggunakan chip A19 Pro, layar Super Retina XDR OLED 6,9 inci dengan ProMotion hingga 120Hz, serta tiga kamera Fusion 48MP. Apple juga membekali kamera depan 18MP Center Stage.
Dengan demikian, kemiripan Infinix Note 60 Pro 5G lebih tepat dilihat dari tampilan desain, khususnya modul kamera belakang, bukan dari kemampuan maupun spesifikasinya.
Di Indonesia, Infinix Note 60 Pro 5G dibanderol Rp5.999.000. Dengan desain premium dan spesifikasi seperti layar 144Hz, Snapdragon 7s Gen 4 5G, kamera OIS, serta baterai 6.500 mAh, HP ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin tampil beda tanpa harus membeli iPhone 17 Pro Max.
(Ellen Octovia Suherman)