OpenAI akan menggabungkan Chat dan Work di ChatGPT, sementara Codex tetap terpisah. Batas penggunaan bersama mulai berlaku bulan Desember 2026.
OpenAI akan menggabungkan Chat dan Work di ChatGPT, sementara Codex tetap terpisah. Batas penggunaan bersama mulai berlaku bulan Desember 2026.

OpenAI Bakal Satukan Chat dan Work di ChatGPT

Lufthi Anggraeni • 04 November 2026 10:06
Ringkasnya gini..
  • OpenAI berencana menggabungkan Chat dan Work agar pengguna dapat berdiskusi dan menyelesaikan pekerjaan dalam satu antarmuka.
  • Codex tetap menjadi fitur terpisah, tetapi akan berbagi alokasi penggunaan dengan ChatGPT untuk pelanggan Plus, Pro, dan Business.
  • Alokasi penggunaan bersama berlaku mulai bulan Desember 2026, sedangkan peluncuran antarmuka gabungan dilakukan bertahap.
Jakarta: OpenAI berencana menyederhanakan pengalaman penggunaan ChatGPT dengan menggabungkan fitur Chat dan Work ke dalam satu antarmuka. Perubahan ini memungkinkan pengguna melakukan percakapan sekaligus menjalankan pekerjaan lebih rumit tanpa harus berpindah di antara dua tab berbeda.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya OpenAI meningkatkan kemudahan penggunaan ChatGPT, terutama bagi pengguna yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai kebutuhan, dari mencari informasi hingga menyelesaikan proyek pekerjaan.

Mengutip Digital Trends, penggabungan Chat dan Work akan diterapkan secara bertahap. OpenAI terlebih dahulu menghadirkan pengalaman baru tersebut kepada sejumlah pengguna terpilih untuk mengumpulkan masukan sebelum memperluas ketersediaannya.

Perubahan ini juga mencerminkan perkembangan layanan AI yang kian mengintegrasikan kemampuan percakapan dengan penyelesaian tugas secara langsung. Sebelumnya, perusahaan pesaing OpenAI, Anthropic, telah menerapkan pendekatan serupa melalui penggabungan fitur Chat dan Cowork pada layanan Claude pada bulan September 2026.

Melalui pembaruan tersebut, OpenAI berupaya menjadikan ChatGPT sebagai platform yang tidak hanya mampu memberikan jawaban, tetapi juga membantu pengguna melaksanakan pekerjaan dari awal hingga selesai.
 
ChatGPT - Chat dan Work
 

Penggabungan Chat dan Work Permudah Penggunaan ChatGPT

Saat ini, ChatGPT menyediakan dua tab terpisah yang memiliki fungsi berbeda, yaitu Chat dan Work. Tab Chat digunakan untuk percakapan sehari-hari, menjawab pertanyaan, mencari informasi, serta mengembangkan gagasan melalui diskusi dengan AI.

Sementara itu, Work dirancang untuk menangani pekerjaan yang membutuhkan proses lebih rumit. Kemampuannya mencakup riset mendalam, pembuatan presentasi, pengembangan situs web, serta penyelesaian tugas yang melibatkan sejumlah tahapan.

Pemisahan kedua fitur tersebut mengharuskan pengguna memilih antarmuka yang sesuai dengan kebutuhan. Ketika percakapan berkembang menjadi pekerjaan lebih rumit, pengguna perlu beralih ke Work untuk memanfaatkan kemampuan penyelesaian tugas yang lebih luas.

Melalui rencana penggabungan ini, OpenAI ingin menghilangkan kebutuhan untuk berpindah antarmuka. Pengguna nantinya dapat memulai percakapan biasa dan langsung meminta ChatGPT menjalankan pekerjaan berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan.

Sebagai contoh, pengguna dapat berdiskusi mengenai konsep presentasi, kemudian meminta ChatGPT menyusun materi presentasi tersebut tanpa harus membuka tab Work secara terpisah. Pengalaman terintegrasi ini juga memungkinkan pengguna memasukkan dokumen dan memanfaatkan plugin untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan. 

ChatGPT dapat menggunakan sumber informasi tersebut dalam mengerjakan proyek sesuai instruksi pengguna. Selain itu, pengguna tetap dapat memantau perkembangan pekerjaan, memberikan arahan tambahan, serta meninjau hasil yang dihasilkan AI selama proses berlangsung.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat menyederhanakan alur kerja, terutama bagi pengguna yang sebelumnya harus berpindah antara percakapan dan fitur penyelesaian tugas. Penggabungan ini juga dapat membantu pengguna mengelola proyek dengan lebih mudah karena proses diskusi dan pelaksanaan pekerjaan berlangsung dalam satu pengalaman penggunaan yang terintegrasi.

Codex Tetap Menjadi Fitur Terpisah

Kendati berencana menggabungkan Chat dan Work, OpenAI memastikan bahwa Codex tetap dipertahankan sebagai pengalaman terpisah dalam aplikasi ChatGPT versi desktop. Codex merupakan perangkat berbasis AI yang dirancang untuk membantu pengembangan software. 

Fitur ini dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan pemrograman, termasuk menulis kode, melakukan perubahan pada proyek software, serta membantu pengembang menyelesaikan tugas teknis. 

Keputusan mempertahankan Codex sebagai fitur terpisah menunjukkan bahwa OpenAI masih membedakan kebutuhan percakapan dan pekerjaan umum dengan aktivitas pengembangan perangkat lunak yang membutuhkan lingkungan kerja khusus.

Dengan demikian, penggabungan Chat dan Work tidak berarti seluruh kemampuan ChatGPT dan Codex akan disatukan ke dalam satu antarmuka. Kendati tetap terpisah, OpenAI menyiapkan perubahan penting terkait batas penggunaan kedua layanan tersebut.

Mulai bulan Desember 2026, pengguna ChatGPT dengan paket berlangganan Plus, Pro, dan Business akan menggunakan alokasi pemakaian bersama untuk ChatGPT dan Codex. Sebelumnya, kedua layanan memiliki pengaturan batas penggunaan yang terpisah. 

Melalui kebijakan baru, pemakaian ChatGPT dan Codex akan diperhitungkan dalam satu alokasi berbasis token. Sebagai informasi, token merupakan satuan yang digunakan sistem AI untuk memproses informasi, termasuk teks yang diterima maupun dihasilkan oleh model.

Jumlah token yang digunakan dapat berbeda berdasarkan model AI yang dipilih serta kerumitan tugas yang dijalankan. Dengan sistem alokasi bersama, penggunaan Codex untuk pekerjaan pemrograman dapat memengaruhi sisa kapasitas yang tersedia untuk aktivitas ChatGPT tertentu. 

Sebaliknya, penggunaan ChatGPT untuk tugas yang membutuhkan pemrosesan lebih besar juga dapat memengaruhi kapasitas penggunaan Codex. OpenAI menyatakan bahwa perubahan tersebut diperkirakan tidak akan memberikan dampak berarti bagi sebagian besar pengguna.

Namun, sejumlah pengguna berpotensi harus menunggu lebih sering hingga batas penggunaan mereka diatur ulang, bergantung pada intensitas pemakaian dan model AI yang digunakan. OpenAI juga menjelaskan bahwa percakapan biasa menggunakan model Instant tidak akan diperhitungkan dalam alokasi penggunaan bersama tersebut.

Dengan demikian, perubahan batas penggunaan terutama perlu diperhatikan oleh pelanggan yang secara rutin memanfaatkan ChatGPT dan Codex untuk pekerjaan lebih rumit.
   

OpenAI Terapkan Pembaruan Secara Bertahap

OpenAI belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran antarmuka gabungan Chat dan Work untuk seluruh pengguna ChatGPT. Pada tahap awal, perusahaan teknologi ini akan menyediakan pengalaman baru tersebut kepada kelompok pengguna terpilih. 

Masukan yang diperoleh selama pengujian akan digunakan sebagai bahan evaluasi sebelum pembaruan diterapkan secara lebih luas. Pendekatan bertahap ini memungkinkan OpenAI mengidentifikasi potensi kendala penggunaan sekaligus menyesuaikan pengalaman antarmuka berdasarkan kebutuhan pengguna.

Kendati jadwal peluncuran antarmuka baru belum dipastikan, perubahan sistem alokasi penggunaan ChatGPT dan Codex dijadwalkan mulai berlaku pada Desember 2026 bagi pelanggan Plus, Pro, dan Business. Penggabungan Chat dan Work juga memperlihatkan arah pengembangan ChatGPT menuju layanan AI yang semakin berorientasi pada penyelesaian pekerjaan.

Jika sebelumnya chatbot AI lebih banyak digunakan untuk menjawab pertanyaan dan menghasilkan konten, kemampuan yang terus berkembang memungkinkan teknologi tersebut menjalankan tugas yang membutuhkan sejumlah tahapan secara lebih mandiri.

Integrasi kemampuan percakapan dan pelaksanaan pekerjaan berpotensi mengurangi hambatan dalam penggunaan AI, terutama bagi pengguna yang membutuhkan dukungan untuk menyelesaikan proyek tanpa harus memahami perbedaan fungsi setiap fitur.

Di sisi lain, perubahan alokasi penggunaan bersama dengan Codex menunjukkan adanya penyesuaian dalam pengelolaan kapasitas layanan AI untuk pelanggan berbayar. Melalui langkah tersebut, OpenAI berupaya menyederhanakan pengalaman pengguna sekaligus memperluas peran ChatGPT sebagai asisten digital yang mampu mendukung percakapan, pengelolaan informasi, dan penyelesaian pekerjaan dalam satu platform.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA