TM Roh, President and Head of MX (Mobile eXperience) Business, Samsung Electronics.
TM Roh, President and Head of MX (Mobile eXperience) Business, Samsung Electronics.

Ambisi Samsung Evolusi Pasar Ponsel dengan Perangkat Foldable

Mohammad Mamduh • 06 Juli 2022 12:24
Jakarta: Dalam kunjungannya baru-baru ini ke Indonesia, President and Head of MX (Mobile eXperience) Business, Samsung Electronics TM Roh mengungkapkan keyakinannya atas berlanjutnya popularitas smartphone layar lipat secara global.
 
Selain membahas tren pasar ponsel, ia berbicara tentang bisnis seluler di Asia Tenggara dan peran teknologi dalam membentuk masa depan.
 
Ia mengatakan smartphone layar lipat Samsung telah mendefinisikan ulang apa yang mungkin terjadi di industri, seperti yang dilakukan Galaxy Note Series, dan akan terus menetapkan standar baru dalam teknologi seluler.
 
“Ponsel layar lipat mentransformasi dan membentuk kembali pasar ponsel. Sebagai pionir dan pemimpin kategori smartphone foldable, kami berfokus untuk menghadirkan pengalaman foldable yang luar biasa dan meningkatkan keseharian konsumen kami,” kata TM Roh, President and Head of MX (Mobile eXperience) Business, Samsung Electronics.
 
“Kami akan terus mengembangkan keunggulan unik perangkat Galaxy foldable, seperti menonton di layar yang luas menggunakan perangkat yang ringkas dan tangguh, mengambil foto dan video dalam Flex mode, multitasking di split screen dengan S Pen, dan menikmati pengalaman pengguna yang unik dengan form factor layar lipat yang baru."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga akan meningkatkan pengalaman foldable melalui kemitraan dengan para pemimpin industri, seperti Google, untuk mendukung lebih banyak aplikasi dan layanan untuk perangkat yang dapat dilipat.”
 
Popularitas layar lipat diperkirakan akan terus berlanjut. Pada tahun 2021, volume penjualan smartphone layar lipat di dunia tumbuh lebih dari empat kali lipat dibandingkan dengan tahun 2020, melebihi perkiraan pertumbuhan pasar tiga kali lipat.
 
Keberhasilan Galaxy Z Series adalah bukti meningkatnya minat pasar untuk smartphone layar lipat, dengan penjualan Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 dalam satu bulan melebihi penjualan kumulatif smartphone layar lipat pada tahun 2020.
 
“Selama lebih dari satu dekade, Samsung memegang peranan penting dalam meletakkan fondasi bagi generasi baru konektivitas 5G dengan bekerja sama dengan regulator dan operator lokal di Asia Tenggara," lanjutnya.
 
"Meskipun jaringan 5G masih terbatas di wilayah ini, saya berkomitmen untuk memastikan bahwa konsumen di wilayah ini memiliki perlengkapan untuk memanfaatkan konektivitas 5G segera setelah infrastrukturnya tersedia.”
 
Teknologi 5G adalah pemeran kunci dalam pengalaman seluler yang terintegrasi dengan ekosistem Samsung Galaxy, yang berpusat pada smartphone Galaxy sebagai intinya. Ekosistem ini menawarkan pengalaman tanpa batas antara smartphone dan multi perangkat, seperti produk-produk dalam seri Galaxy Watch dan Buds, dan bahkan memberikan pengalaman bagai menggunakan PC dengan tablet Galaxy melalui Samsung Dex.
 
“Dengan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan target konsumen kami, kami dapat mempertahankan keterjangkauan smartphone kelas menengah dan memberikan pengalaman mobile yang luar biasa dengan berfokus pada penguatan spesifikasi produk dalam fitur prioritas, seperti baterai, memori, kinerja, dan kemampuan 5G,” ujar TM Roh.
 
Menyadari perannya dalam menggunakan teknologi sebagai sebuah kekuatan untuk kebaikan, Samsung telah memperluas komitmen Galaxy for the Planet dan menempatkan keberlanjutan sebagai pusat inovasi.
 
“Saya selalu menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap hal yang kami lakukan, mulai dari cara kami merancang, memproduksi, dan menggunakan kembali material di seluruh siklus hidup produk untuk melindungi planet kita.”
 
TM Roh juga menyoroti bagaimana Samsung telah bekerja sama dengan sekelompok anak muda inspirasional pembuat perubahan, yang berkomitmen untuk menggunakan teknologi untuk berinovasi bagi kemanusiaan dan menggerakan komunitas global, melalui Generation17.
 
Kemitraan global dengan United Nations Development Programme (UNDP) bertujuan untuk memajukan 17 Global Goals. Pada bulan Februari tahun ini, dua Generation17 Young Leaders dari Asia Tenggara dan Oceania diundang untuk bergabung ke inisiatif global ini untuk pertama kalinya
 
Mereka adalah Tamara Dewi Gondo Soerijo dari Indonesia, seorang pendiri social enterprise yang bekerja untuk memberdayakan pengungsi perempuan dengan memberikan peluang dalam hal peningkatan keterampilan, dan Thuy Anh Ngo dari Vietnam, yang meluncurkan aplikasi seluler untuk memberikan edukasi pada lansia tentang kesehatan fisik dan mental.
 
Didominasi oleh populasi anak muda yang besar, kawasan Asia Tenggara dan Oceania telah mengalami peningkatan pesat dalam pertumbuhan ekonomi digital, didorong oleh ambisi, gaya hidup, dan keterampilan teknologi para digital native muda.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif