Samsung mengumumkan kehadiran Samsung Pay di Galaxy A30 dan Galaxy A50, meski masih tahap uji beta tertutup.
Samsung mengumumkan kehadiran Samsung Pay di Galaxy A30 dan Galaxy A50, meski masih tahap uji beta tertutup.

Samsung Pay Resmi ke Indonesia

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 23 Maret 2019 11:37
Jakarta: Samsung mengumumkan kehadiran aplikasi layanan pembayaran digital karyanya, Pay, di Indonesia. Layanan ini masih dalam pengujian beta secara tertutup, sehingga belum tersedia di seluruh perangkat Galaxy.
 
Saat ini, aplikasi tersebut baru tersedia pada dua smartphone kelas menengah yang baru diumumkan Samsung, yaitu Galaxy A30 dan Galaxy A50. Samsung menyebut aplikasi layanan pembayaran digital ini berbeda dengan layanan yang tersedia di luar Indonesia.
 
“Samsung Pay ini belum open untuk semua Galaxy. Saat ini baru dalam tahap closed beta testing di selected Galaxy Series, mulai di A30 dan A50. Pay juga menekankan pada instan akses untuk memudahkan pengguna mengaksesnya,” ujar IM Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Irfan Reynaldi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perbedaan dengan sistem di luar Indonesia disebut Irfan karena Samsung Pay di Indonesia ini masih memanfaatkan metode pemindaian kode QR untuk melakukan pembayaran. Samsung Pay yang dikembangkan tim Indonesia ini juga disebut belum mendukung teknologi Near Field Communication (NFC).
 
Akses instan yang diusung Samsung Pay ini dapat dimanfaatkan pengguna dengan cara mengusap ke arah atas pada tampilan lockscreen. Pengguna juga dapat melakukan hal yang sama pada halaman Home screen dan kemudian mengklik aplikasi Samsung Pay.
 
Pengguna juga dapat melakukan pembayaran via menu kamera pada Galaxy A30 dan A50 yang telah dibekali teknologi pendeteksi, sehingga dapat memunculkan aplikasi Pay secara otomatis saat kamera diarahkan ke kode QR.
 
Selain baru tersedia di dua perangkat Galaxy A terbaru, Samsung Pay juga baru menggandeng dana sebagai mitra dompet digitalnya. Samsung juga mengaku terbuka terkait kerja sama dengan penyedia layanan dompet digital lainnya.
 
Kehadiran Samsung Pay turut disebut sebagai bentuk dukungan Samsung terhadap target pemerintah dalam menjadikan masyarakat Indonesia sebagai masyarakat non-tunai atau cashless society.
 
Tidak hanya mendukung target pemerintah, keputusannya menghadirkan layanan ini di Indonesia juga disebut Senior Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar karena melihat potensinya yang besar di Indonesia.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif