foto: SpaceX
foto: SpaceX

Baju Astronaut SpaceX Buatan Desainer Kostum The Avengers

Teknologi antariksa teknologi nasa SpaceX
Cahyandaru Kuncorojati • 30 Mei 2020 22:23
Jakarta: Selama ini baju astronaut dikenal punya desain yang sangat tebal mirip seperti baju selam jaman dulu. Namun tampilan tersebut berubah radikal setelah melihat baju yang dikenakan dua astronaut NASA untuk misi terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional bersama SpaceX.
 
Gagal terbang beberapa hari lalu akibat cuaca, malam ini roket SpaceX Falcon 9 dengan peswat Crew Dragon akan lepas landas dari Kennedy Space Center di Florida Amerika Serikat. Apabila masih terkendal dan ditunda maka kesempatan terakhir untuk terbang adalah esok hari.
 
Miluner Elon Musk sebagai pemiliki SpaceX tidak hanya menawarkan teknologi baru kepada NASA yang canggih dan aman. Dia juga mau misi ini tampil berbeda dari misi manusia ke antariksa yang pernah dilakukan, misalnya dari desain baju astronaut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dua astronaut NASA, Robert L. Behnken dan Douglas G. Hurley beberapa hari lalu tampil dengan baju yang diklaim Musk sebagai setelan jas atau tuxedo. Namun harus dicatat bahwa baju ini adalah pakaian lapisan dalam, belum dilengkapi baju luar atau spacewalk alias yang akan dipakai saat melayang di antariksa.
 
Desainnya jelas jauh lebih sederhana apabila dibandingkan baju astronout terdahulu yang memiliki banyak retsleting dan katup yang akan menghubungkan selang ke baju spacewalk. Kabarnya desain ini dirancang oleh desainer kostum film The Avengers.
 
Dikutip dari Forbes, sosok desainer yang bernama Jose Fernandez sudah berkarya di banyak film Hollywood, mulai dari Batman V Superman: Dawn of Justice, Tron, Ironman 2, The Amazing Spiderman, dan Captain America: Civil War.
 
Fernandez mulai diajak proyek ini pada tahun 2016 oleh SpaceX. Jadi desain setelan baju astronaut yang digunakan saat ini adalah hasil pengembangan selama empat tahun. Dikutip dari Tech Crunch, desain pakaian ini serupa dengan baju pilot pesawat jet temput.
 
Baju astronaut SpaceX tersebut bisa melindungi penggunanya dari efek tekanan udara atau vakum hingga suhu panas yang kemungkinan dirasakan saat menuju atmosfer Bumi termasuk tahan api untuk tingkat tertentu.
 
Canggihnya lagi helm yang melekat di baju astronaut SpaceX juga sudah tersambung dengan daya listrik untuk komunikasi serta aliran udara. Nantinya, penggunanya cukup menyambungkan sebuah kabel di baju ke kokpit di pesawat Crew Dragon.
 
Secara otomatis baju astronaut akan menyesuaikan kondisinya dengan sang pengguna. Jadi mereka akan tetap dalam kondisi prima atau menjadi life support. Elon Musk sendiri pernah mengaku dia sengaja mendesain semuanya menjadi menarik agar generasi mudah saat ini memiliki cita-cita sebagai astronaut.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif