NEWSTICKER
Apple iPhone. (Cult of Mac).
Apple iPhone. (Cult of Mac).

Penjualan Global Smartphone Anjlok

Teknologi teknologi Virus Korona gadget
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Maret 2020 18:18
Jakarta: Dampak buruk pandemi virus Korona atau COVID-19 terhadap industri smartphone memang sudah diprediksi. Tanggal rilis produk baru yang mundur, suplai atau pengapalan unit yang terganggu, berakibat penjualan ikut merosot.
 
Firma pengamat pasar Counterpoint Research baru saja mengumumkan hasil pengamatan mereka terhadap industri smartphone. Data mereka memastikan bahwa penjualan smartphone di dunia atau global merosot cukup besar.
 
Dikutip dari VentureBeat, pandemi virus Korona berkontribusi terhadap anjloknya penjualan smartphone di dunia sebesar 14 persen. Tentu saja angka ini masih bisa lebih besar atau lebih buruk lagi di beberapa pasar lokal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara jelas Counterpoint Research menyatakan bahwaa tutupnya toko beberapa merek smartphone termasuk Apple di Tiongkok menjadi faktor utama kondisi ini. Hal tersebut tidak aneh mengingat Tiongkok adalah pasar smartphone terbesar pertama di dunia.
 
Apple sendiri termasuk populer di Tiongkok. Dilaporkan bahwa sejak awal Februari ketika pandemi virus Korona mencapai puncaknya di berbagai belahan dunia Apple mulai menutup seluruh toko di Tiongkok.
 
Data dari Counterpoint Research menyebutkan bahwa di bulan Februari Apple hanya berhasil menjual kurang dari 500.000 unit iPhone di Tiongkok. Negara ini juga mencatat penjualan smartphone berbagai merek secara keseluruhan merosot hingga 38 persen.
 
Kini dengan mulai beroperasinya kembali toko atau ritel di Tiongkok pada pertengahan bulan ini, diklaim bahwa angka penjualan smartphone dinilai mulai menunjukan tanda kembali normal. Demikian juga di pasar Korea Selatan.
 
Senior Analyst Counterpoint menyebut bahwa untuk negara lain di dunia angka penjualan smartphone masih akan memburuk. Merek produsen smartphone harus menghadapi tantangan baru dari kebijakan lockdown.
 
Diketahui bahwa kini beberapa negara di luar Tiongkok baru mulai memberlakukan kebijakan lockdown. Akibatnya suplai komponen atau unit yang siap dikirim untuk dijual akan tersendat. Foxconn termasuk yang mengakui masalah ini.
 
Foxconn dilaporkan sudah menunda operasional pusat produksi iPhone di India karena negara tersebut baru memberlakukan lockdown. India sendiri jadi pasar untuk iPhone terbaru yang dibanderol terjangkau.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif