Paten Baru Apple Tunjukkan Layar Unik untuk iPhone Selanjutnya

Lufthi Anggraeni 30 Mei 2018 11:26 WIB
apple
Paten Baru Apple Tunjukkan Layar Unik untuk iPhone Selanjutnya
Apple menerima paten terkait layar yang membalut bagian depan dan bagian sisi ponsel.
Jakarta: Pada tahun 2015 lalu, Apple menerima paten untuk layar berlekuk yang membalut bagian depan dan sisi iPhone. Tombol reguler akan digantikan oleh tombol virtual di bagian sisi, dan implementasi pada iPhone tersebut termasuk layar fleksibel.

Pendekatan ini belum diterapkan Apple, meski perusahaan asal Amerika Serikat ini telah menerima paten baru, mencakup perangkat elektronik dengan penempatan yang membalut bodi. Menurut paten tersebut, konten dapat dilihat di bagian manapun dari layar yang membalut bodi perangkat.

Selain itu, perangkat ini akan menggunakan sepasang antarmuka pengguna, salah satunya akan diterapkan untuk bagian tengah dari komponen penempatan bersifat transparan, dan antarmuka pengguna kedua bertugas untuk mengompromikan input pengendali melalui setidaknya satu bagian periferal dari komponen penempatan transparan.


Serupa dengan yang telah disebutkan pada paten 2015, pada satu versi dari layar tersebut, layar fleksibel kedua digunakan untuk menciptakan efek serupa 3D di ponsel.

Paten ini juga mencakup penggunaan layar yang membalut bodi tersebut, untuk menciptakan perangkat portabel elektronik multi layar.

Apple awalnya mendaftarkan dokumen paten untuk perangkat elektronik dengan teknologi pada bulan Mei 2016. United States Patent and Trademark Office mengabulkan dokumen perizinan paten tersebut dengan nomor paten 9.983.630.

Namun hingga saat ini, belum tersedia informasi terkait dengan rencana Apple untuk memanfaatkan desain ini pada model iPhone di masa mendatang. Paten ini diperkirakan akan mulai diterapkan pada perangkat yang diluncurkan setidaknya pada tahun 2020.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.