NZXT Punya Casing dan Motherboard Nuka Cola Fallout
Produk eksklusif NZXT dengan desain Nuka Cola dari game Fallout.
Jakarta: Penggemar seri game Fallout pasti familiar dengan Nuka Cola. Itu adalah sebuah perusahaan fiksi yang memproduksi minuman soda, yang pasca perang nuklir tutup botolnya berfungsi sebagai mata uang di game tersebut.

NZXT baru saja mengumumkan produk terbarunya yang memiliki desain eksklusif mengusung tema Nuke Cola dari game Fallout, terdiri dari casing PC dan motherboard.

Salah satu yang paling menarik adalah casing NZXT H700 Nuka Cola yang dibalut dengan warna merah ala perusahaan soft drink ternama di dunia dengan tampilan perempuan yang dilukis ala psoter tahun 70-an di Amerika Serikat.

Produk yang hanya terseda 2.000 unit ini memiliki ukuran mid-tower yang bisa memuat motherboard mini-ITX, Micro-ATX, dan ATX dengan panel bermaterial metal, serta tempered glass.

Casing ini menyediakan drive bay sebanyak tujuh buah untuk drive ukuran 2,5 inci dan dua buah drive bay 3,5 inci. Slot untuk pemasangan sistem pendingan yang banyak juga masih menjadi daya tarik produk ini.

Pengguna diberikan opsi untuk memasang radiator cooling di bagian atas dan bawah dengan ukuran 360mm atau di bagian belakang dengan ukuran 120mm.

Untuk kipas pendingin juga diberikan opsi tiga kipas 120/140mm di bagian depan, tiga kipas 120/140mm di bagian atas dan satu kias 120/140mm di bagian belakangnya.


Untuk motherboard eksklusif yang juga hadir dengan desain Fallout Nuka Cola, NZXT mengadopsi tampilan tersebut ke produk motherboard N7 Z370 mereka yang hadir dengan pembelian paket langsung dengan casing tadi atau terpisah yang hanya diproduksi sebanyak 200 unit.

Seperti yang sudah diketahui motherboard N7 Z370 hadir dengan chipset Intel Z370 yang dilengkapi fitur RGB serta kustomisasi lewat software CAM. Motherboard ini menyediakan tiga slot kartu RAM dengan kapasitas maksimal 64GB DDR4 dan sudah mengadopsi arsitektur dual-channel serta Intel XMP.

Untuk slot PCIe tersedia dua slot PCIe 3.0 x16, dua slot PCIe 3.0 x4, dan satu slot PCIe 3.0 x1. Di sisi penyimpanan tersedia empat port SATA 6Gbps yang juga didukung teknologi Intel Rapid Storage.

Pagian I/O Port panel belakangnya sudah disiapkan lima port USB 2.0, empat port USB 3.1 Gen1, port LAN RJ45, port audio jack channel 7.1, satu port DisplayPOrt sekaligus HDMI, serta tombol Clear CMOS.

PIhak NZXT menyebutkan bahwa untuk produk casing PC eksklusifini dibanderol senilai Rp4,3 juta sementara motherboard eksklusif dijual di harga USD50 atau senilai Rp721 ribu secara terpisah di negara asalnya. Kedua produk ini diklaim akan tersedia di seluruh benua pada bulan ini.

(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.