Diluncurkan Berdekatan, Samsung Galaxy A6 dan J7 Duo Beda Segmen

Lufthi Anggraeni 09 Mei 2018 08:11 WIB
samsung
Diluncurkan Berdekatan, Samsung Galaxy A6 dan J7 Duo Beda Segmen
SAmsung Galaxy A6 dan Galaxy J7 Duo menyasar segmen konsumen milenial berbeda.
Bali: Belum lama setelah merilis smartphone terbaru Galaxy seri J, yaitu J7 Duo, ke pasar Indonesia, Samsung kembali memboyong smartphone terbaru, kali ini pada seri Galaxy A, yaitu A6 dan A6+.

Kehadiran dua smartphone yang juga menyasar milenial ini menimbulkan pertanyaan terkait peluangnya untuk bersaing satu sama lain.

Samsung mengaku kedua smartphone ini menyasar segmen berbeda dari kaum milenial yang menjadi target pasar keduanya. Samsung menyebut kaum milenial dengan rentang batas usia luas menghadirkan pasar luas yang dapat digarap.


"Kalo melihat spesifikasi, pasti bingung. Tapi kalau melihat target market, itu jelas. Seri A lebih ke lifestyle, gaya. Jadi yang kita kedepankan ya itu. Sementara Galaxy J Duo juga sasar milenial, tapi bukan yang terlalu pentingkan soal gaya," ujar Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Jo Semidang.

Jo juga menyebut bahwa Galaxy A6 itu perangkat premium menengah, untuk konsumen yang ingin upgrade dan naik kelas, yang ingin upgrade dari menengah ke tingkat selanjutnya.

Kehadiran Galaxy seri A ini turut menjadi komitmen Samsung dalam menghadirkan perangkat yang sesuai dengan perjalanan hidup konsumen.

Selain itu, Galaxy A6 turut mengedepankan keunggulan di bidang desain yang mendukung tampilan bergaya untuk konsumen dengan kebutuhan untuk tampil bergaya yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari mereka, dan bukan sekadar fitur dan dukungan spesifikasi mumpuni.

Sementara itu, Jo juga menyebut bahwa Galaxy J7 Duo menyasar konsumen muda yang baru akan memulai bisnis startup online, seperti berjualan via media sosial. Sehingga pada perangkat ini mengunggulkan fitur pendukung terkait seperti kamera, Signal Max dan sebagainya, serta menggandeng mitra e-commerce sebagai medium pemasarannya.

Sebagai pengingat, Samsung meluncurkan Galaxy J7 Duo di Indonesia pada 3 Mei lalu seharga Rp3.699.000, sedangkan Galaxy A6 diluncurkan seharga Rp 3.799.000, bersamaan dengan Galaxy A6+ dengan penawaran harga Rp4.899.000 pada 7 Mei lalu.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.