Google mengumumkan telah merilis program akses awal untuk tampilkan status pengiriman paket di Search.
Google mengumumkan telah merilis program akses awal untuk tampilkan status pengiriman paket di Search.

Nantinya, Google Search Bisa Cek Status Pengiriman Paket

Teknologi teknologi google
Lufthi Anggraeni • 06 Desember 2019 10:20
Jakarta: Google secara aktif menguji fitur pencarian baru yang memungkinkan pengguna untuk menemukan informasi terkait dengan paket mereka. Google mengumumkan telah merilis program akses awal untuk perusahaan pengiriman produk.
 
Perusahaan pengiriman produk dapat menggunakan fitur ini untuk menampilkan informasi kepada pengguna terkait paket mereka di Search. Pengguna hanya perlu memasukan nomor pelacakan dan status paket akan muncul jika perusahaan pengiriman telah memanfaatkan fitur ini.
 
Selain itu, Google menyebut bahwa Early Adopters Program berkemampuan melacak paket telah tersedia di seluruh negara, namun perusahaan pengiriman harus mendaftar terlebih dahulu untuk dapat berpartisipasi dalam fitur ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, masih belum tersedia informasi terkait waktu kehadiran fitur ini untuk publik. Namun fitur ini diharapkan Google dapat mempermudah hidup pengguna dan mengurangi stress terkait dengan status paket.
 
Sebelumnya, Google mengumumkan bahwa aplikasi Photos akan mendapatkan update penting yang mengubah cara masyarakat dalam berbagi foto secara lebih baik. Mulai saat ini, album langsung Google Photos, perpustakaan dan album lebih mudah dibagikan via aplikasi.
 
Hingga saat ini, untuk berbagi satu foto, pengguna akan terlebih dahulu menciptakan album dan kemudian ditambahkan gambar sehingga dapat dibagikan. Prosedur ini tidak intuitif dan rumit, sehingga Google memutuskan untuk mempermudahnya.
 
Dengan update Google foto ini, pengguna akan memiliki opsi menambahkan foto atau video tunggal pada percakapan privat dan tengah berlangsung di aplikasi. Fitur baru ini menawarkan pengguna satu lokasi untuk menemukan foto yang dibagikan dengan rekan dan keluarga, sembari bercakap-cakap.
 
Sementara itu, Co-Founder Google Larry Page dan Sergey Brin telah lama tidak diliput media sejak mengubah struktur perusahaan mereka pada empat tahun lalu. Keduanya menyerahkan kendali dari induk perusahaan Google, Alphabet, kepada CEO Google, Sundar Pichai.
 
Baik Page maupun Brin masih terdaftar sebagai pegawai Alphabet dan menjabat sebagai anggota dewan direksi, pemegang saham dan co-founder, meski tidak lagi bertugas mengawasi perusahaan yang kini bernilai hampir triliunan dollar yang mereka diciptakan saat menjadi mahasiswa di Stanford University lebih dari 20 tahun lalu.
 
Dalam unggahan blog publik Google, Page dan Brin menyebut bahwa keputusan ini ditujukan untuk menyederhanakan struktur manajemen. Dengan demikian, Sundar Pichai akan menjadi CEO untuk Google dan Alphabet.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif