Saham Apple turun. (Photo by Greg Baker / AFP)
Saham Apple turun. (Photo by Greg Baker / AFP)

Penjualan iPhone tak Sesuai, Saham Apple Terjun Bebas

Teknologi apple iphone
Ellavie Ichlasa Amalia • 04 Januari 2019 13:29
Jakarta:Harga saham Apple jatuh hampir 10 persen pada hari Kamis, satu hari setelah mereka menurunkan perkiraan pendapatan mereka pada kuartal ini. Itu adalah pengakuan bahwa penjualan iPhone mulai turun.
 
Apple kini memperkirakan bahwa pendapatan mereka pada Q1 2019 akan lebih rendah USD9 miliar dari perkiraan sebelumnya.
 
Saham Apple kini dihargai USD142,19, yang merupakan nilai terendah sejak Juli 2017. Turunnya harga saham Apple membuat ini sebagai keadaan terburuk Apple sejak Januari 2013.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada akhir 2018, keadaan Apple memang tidak terlalu baik. Tampaknya, tren ini masih akan terus berlanjut hingga tahun ini.
 
Harga saham Apple sempat mencapai USD230. Sejak itu, harga saham mereka telah menurun hingga 30 persen, menurut laporan CNBC.
 
Turunnya harga saham membuat valuasi Apple menjadi kurang dari USD700 miliar, lebih rendah dari valuasi Alphabet, perusahaan induk Google. Ini berarti, Apple kini menjadi perusahaan dengan valuasi terbesar keempat di Amerika Serikat.
 
Tahun lalu, Apple sempat mencapai valuasi USD1,1 triliun. Sejak itu, nilai perusahaan telah turun hingga USD450 miliar.
 
Apple mengatakan bahwa siklus upgrade ponsel yang lebih panjang sebagai alasan mengapa penjualan iPhone tidak sebaik harapan. Selain itu, ketatnya persaingan di Tiongkok menjadi alasan lain.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif