Aplikasi AR pada Anroid bisa bantu Anda pecahkan masalah.
Aplikasi AR pada Anroid bisa bantu Anda pecahkan masalah.

Microsoft Rilis Aplikasi AR di Android dan iOS

Teknologi microsoft aplikasi
Ellavie Ichlasa Amalia • 22 Februari 2019 11:01
Jakarta:Sebeum meluncurkan HoloLens 2 pada Mobile World Congress minggu depan, Microsoft merilis aplikasi pendukung platform Mixed Reality mereka di Android.
 
Perusahaan pembuat software itu baru saja meluncurkan aplikasi Remote Assist di Android dan Product Visualize 365 di iOS untuk menampilkan preview dari sebuah produk pada April ini, menurut laporan The Verge.
 
Berbeda dengan kebanyakan aplikai Augmented Reality pada smartphone, dua aplikasi baru dari Microsoft ini tidak ditujukan untuk masyarakat luas. Aplikasi Remote Assist ditujukan untuk memudahkan proses troubleshooting dalam perusahaan sementara Product Visualize 365 ditujukan untuk pegawai divisi sales perusahaan, lapor Engadget.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diluncurkan pada tahun lalu, Remote Assist pada HoloLens memungkinkan Anda menunjukkan apa yang Anda lihat pada rekan kerja Anda melalui kamera pada HoloLens. Dengan begitu, dia bisa membantu memecahkan masalah yang Anda hadapi.
 
Misalnya, ketika hendak memasang sesuatu, Anda bisa meminta tolong rekan yang lebih berpengalaman untuk menunjukkan apa yang harus Anda lakukan. Melalui aplikasi Remote Assist, smartphone Anda bisa bekerja layaknya HoloLens.
 
Aplikasi akan menggunakan kamera ponsel untuk menampilkan apa yang Anda lihat ke rekan kerja Anda.Aplikasi ini akan menarik para pekerja profesional yang memang sudah menggantungkan diri pada smartphone mereka untuk bekerja.
 
Product Visualize 365 tersedia khusus untuk perangkat iOS. Aplikasi ini ditujukan untuk pekerja divisi sales. Aplikasi itu memungkinkan pengguna untuk membuat sampel dari produk berukuran besar seperti mobil dan alat berat ke dalam ukuran yang lebih kecil.
 
Taktik Microsoft untuk menargetkan para pekerja profesional juga sangat berbeda dari apa yang Apple dan Google lakukan. Kedua perusahaan itu lebih menargetkan konsumen dengan aplikasi AR mereka.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi