India Sumbang Keuntungan Xiaomi di Q3 2018
Xiaomi Mi 8 Pro.
Jakarta: Pasar smartphone Indonesia dan India oleh banyak vendor dianggap sama. Bagi Xiaomi pasar India menjadi penyelamat di kuartal ketiga tahun ini.

Dikutip dari The Economic Times, awal minggu ini Xiaomi menyampaikan keuntungan bersih merka di Q3 2018 didukung oleh penjualan yang masif di India dan Eropa sehingga mampu melampaui prediksi pengamat bisnis.

Disebutkan bahwa keuntungan Xiaomi selama Q3 2018 yakni tiga bulan hingga bulan September tercatat sebesar CNY2,5 miliar atau USD357,2 juta (Rp5,2 triliun), setelah di Q3 2017 sempat kehilangan keuntungan sebesar CNY11 miliar atau USD1,583 miliar (Rp23 triliun).


Hal ini membuat catatan finansial Xiaomi menunjukkan peningkatan. Pendapatan mereka di Q3 2018 meningkat sebesar 49,1 persen senilai CNY50,9 atau Rp106 triliun.

Catatan finansial yang tidak sepenuhnya baik tersebut sebagai dampak dari lesunya penjualan smartphone Xiaomi di kampung halamannya. Alasannya, pasar smartphone di negara tersebut mulai sangat jenuh.

Meskipun Xiaomi tidak merinci penjualan yang diperoleh dari maisng-masing negara, beragam sumber menyebutkan India menjadi penyelamat Xiaomi di Q3 2018. Eropa menjadi yang kedua lantaran Xiaomi mulai membuka beberapa toko resmi di negara tersebut, termasuk yang terbaru adalah di Inggris.

Sumber lain menyebutkan bahwa smartphone di kelas entry level seperti Xiaomi Redmi menjadi yang paling laris di India termasuk Eropa, seperti Spanyol dan Rusia sejak masuk di tahun lalu. Sementara di Inggris, Xiaomi berfokus menjual smartphone flagship seperti Mi 8 Pro.

Xiaomi sendiri tahun ini merilis sub-brand Poco lewat produk Pocophone F1 di India namun tidak diketahui sejauh ini seberapa besar kontribusinya terhadap bisnis Xiaomi di India.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.