Aplikasi Google Diam-Diam Sedot Kuota Belasan GB

Cahyandaru Kuncorojati 23 Oktober 2018 17:45 WIB
google
Aplikasi Google Diam-Diam Sedot Kuota Belasan GB
Aplikasi Google News. (CNET)
Jakarta: Aplikasi Google tampaknya memiliki bug yang harus diperbaiki. Ditemukan fakta bahwa Google News menyedot kuota data internet penggunannya hingga belasan gigabyte.

Dikutip dari The Verge, hal ini dilaporkan pertama kali oleh pengguna Android bernama Zach Dowdle yang mengunggah laporannya ke situs Google News Help Forum sejak bulan Juni lalu.

Dari fakta yang dikirimkan Dowdle kepada The Verge, dia melaporkan bahwa aplikasi Google News di smartphone miliknya diam-diam menyedot kuota yang terus meningkat hingga belasan gigabyte baik dengan koneksi seluler maupun Wi-Fi.


Lampiran yang diberikan Dowdle memeprlihatkan bahwa konsumsi data aplikasi google News dari tanggal 27 Agustus hingga 24 September 2018 sebesar 21,16 GB. Kemudian dari tanggal 24 September hinga 22 Oktober konsumsi datanya terus meningkat, sebanyak 5,49 GB dengan koneksi WiFi.

Sementara saat menggunakan koneksi seluler dari tanggal 26 Agustus hingga 26 September 2018, konsumsinya cukup besar meskipun tidak signifikan, 2,88 GB dan meroket dari tanggal 26 September hingga saat ini sudah mencapai 9,86 GB.

Di situs Google News Help Forum, ternyata banyak pengguna lain yang juga mengeluhkan hal sama. Pihak Google angkat bicara dengan menyatakan segera melakukan investigasi terhadap kasus ini. Sejauh ini belum ada solusi atas kasus tersebut.

Satu-satunya cara untuk memastikan hal ini adalah dengan masuk ke pengaturan aplikasi di smartphone dan menonaktifkan aplikasi Google News yang berjalan di background system. Aplikasi Google News sendiri hadir sebagai aplikasi dan fitur bawaan dari Google di smartphone Android.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.