Facebook Gandeng Guru dan Orangtua di Program Literasi Digital

Lufthi Anggraeni 22 Oktober 2018 17:19 WIB
facebook
Facebook Gandeng Guru dan Orangtua di Program Literasi Digital
Facebook kembali menyelenggarakan program literasi digital Think Before You Share.
Jakarta: Facebook mengumumkan penyelenggaraan program literasi digital tahun ketiga, bekerja sama dengan YCAB. Berbeda dengan sebelumnya yang terfokus pada siswa, program tahun ini juga membidik guru dan orang tua murid sebagai peserta.

"Orang tua dan guru menjadi komponen yang ada pada program tahun lalu, padahal mereka juga merupakan bagian dari ekosistem kehidupan anak-anak, seperti halnya platform digital," ujar Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari.

Facebook berupaya untuk memperluas jangkauan program pada tahun ketiganya ini, sehingga dapat membantu meningkatkan literasi seluruh masyarakat di Indonesia, dengan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama Republik Indonesia.


Pada tahun ini, Facebook menargetkan untuk mencakup di 150 sekolah di tujuh provinsi, yaitu Sumatera Utara, Banten DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan, serta sebanyak 21 ribu siswa, orangtua dan guru.

Program literasi digital Think Before You Share ini diakui Facebook untuk pengguna jejaring sosial miliknya dan juga untuk jejaring sosial lainnya. Sebab program ini tidak hanya menekankan keharusan berpikir kritis sebelum membagi informasi, juga pada empati terkait unggahan.

Pelibatan orangtua dan guru dilandaskan pada penilaian bahwa kedua pihak menjadi bagian dari filter dan contoh untuk anak, sehingga literasi digital untuk keduanya dinilai sama pentingnya bagi anak-anak.

Dalam program ini, Facebook berperan sebagai penyedia materi untuk modul yang diciptakan bersama dengan YCAB.

Sementara itu, pihak pemerintah yang diwakili oleh dua Kementerian tersebut berperan sebagai pembuka akses ke sekolah, serta berkontribusi terkait dengan contoh kasus yang pernah terjadi dan dapat mendukung materi pembelajaran pada modul.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.