Samsung memperluas Galaxy AI menjadi ekosistem multi-agent dengan integrasi Perplexity AI.
Samsung memperluas Galaxy AI menjadi ekosistem multi-agent dengan integrasi Perplexity AI.

Galaxy AI Menjadi Ekosistem Multi-Agent, Ada Integrasi Perplexity

Lufthi Anggraeni • 23 Februari 2026 10:41
Ringkasnya gini..
  • Samsung mengembangkan Galaxy AI menjadi ekosistem multi-agent yang mendukung berbagai agen AI, bukan hanya satu saja.
  • Perplexity AI akan terintegrasi sebagai agen AI tambahan di Galaxy AI, bisa diakses lewat "Hey Plex" atau kontrol cepat.
  • Integrasi ini mendukung pengalaman kontekstual di seluruh sistem dan aplikasi inti Galaxy untuk tugas sehari-hari yang lebih fleksibel.
Jakarta: Samsung Electronics memperluas kapabilitas Galaxy AI dengan mengubahnya menjadi ekosistem multi-agent, memungkinkan pengguna dapat mengakses berbagai asisten kecerdasan buatan (AI) terintegrasi langsung ke sistem operasi Galaxy.
 
Mengutip GSM Arena, langkah ini mencerminkan pergeseran strategi perusahaan menuju pengalaman AI lebih fleksibel, kontekstual, dan mudah digunakan tanpa perlu berpindah aplikasi secara manual. 
 
Dalam pengembangan terbaru ini, Samsung mengumumkan bahwa Perplexity AI akan menjadi salah satu agen AI tambahan yang bisa dipakai pada perangkat flagship Galaxy generasi berikutnya, termasuk seri Galaxy S26.

Perplexity bisa diakses melalui frasa suara khusus “Hey Plex” atau lewat kontrol cepat seperti menahan tombol sisi, memudahkan pengguna memanggil asisten kontekstual sesuai kebutuhan. Hal ini berarti Galaxy AI tidak hanya terpaku pada satu asisten saja seperti Bixby atau Gemini, tetapi memberikan pilihan agen yang disesuaikan dengan tugas spesifik pengguna.
 
Galaxy AI dibangun sebagai sistem yang bekerja pada framework level, alias terhubung langsung ke sistem operasi di seluruh perangkat Galaxy, bukan hanya berjalan di dalam aplikasi tertentu. Pendekatan ini memungkinkan Galaxy AI memahami konteks pengguna secara lebih menyeluruh.
 
Selain itu, pendekatan ini juga membantu menyederhanakan tugas sehari-hari seperti pencarian informasi, pengelolaan jadwal, atau navigasi konten di berbagai aplikasi. Sebagai informasi, Perplexity akan terintegrasi tidak hanya di fitur pencarian.
 
Perplexity juga embedded ke beberapa aplikasi inti Samsung seperti Samsung Notes, Clock, Gallery, Calendar, dan Reminder, serta berpotensi pada beberapa aplikasi pihak ketiga yang belum diumumkan. Integrasi ini dirancang untuk memberikan alur kerja lebih mulus tanpa harus keluar masuk aplikasi saat menjalankan tugas kompleks.
 
Samsung menyatakan bahwa lebih banyak pengguna kini menggunakan beberapa agen AI secara bersamaan untuk kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan riset internal Samsung, hampir 8 dari 10 pengguna kini mengandalkan lebih dari dua agen AI untuk membantu pekerjaan mereka, dari pencarian jawaban hingga rutinitas produktivitas.
 
Dengan menjadikan Galaxy AI sebagai pengatur yang memungkinkan beberapa agen bersinergi dalam satu ekosistem, Samsung berharap dapat meningkatkan efisiensi dan pengalaman layanan AI secara keseluruhan.
 
Namun, Samsung belum merilis informasi resmi terkait perangkat yang mendukung dan tanggal perilisan fitur ini, meski umumnya akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman produk baru Samsung, seperti pada acara Galaxy Unpacked 2026, diperkirakan berlangsung pada akhir bulan Februari ini.
 
Integrasi Perplexity dan Galaxy AI juga dinilai pengamat sebagai langkah strategis untuk bersaing dengan pendekatan AI assistant tunggal yang diusung oleh pesaing lain di pasar global.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA