Huawei P30 Pro.
Huawei P30 Pro.

Kamera Leica Masih Sulit Dilawan, Apakah Huawei P30 Pro Masih Layak Diburu di 2026?

Cahyandaru Kuncorojati • 29 Juni 2026 07:31
Ringkasnya gini..
  • Meski dirilis pada 2019, Huawei P30 Pro masih menjadi incaran berkat kamera Leica, zoom optik 5x, dan performanya yang masih kompetitif.
  • Di 2026, Huawei P30 Pro sudah tidak dijual dalam kondisi baru. Unit yang beredar umumnya bekas dengan harga sekitar Rp3-5 jutaan.
  • Bagi pencinta fotografi mobile, Huawei P30 Pro masih menarik. Namun ada beberapa kompromi yang perlu dipertimbangkan sebelum membelinya.
Jakarta: Tidak semua smartphone flagship kehilangan pesonanya setelah bertahun-tahun dirilis. Beberapa justru tetap diburu karena menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan pada perangkat baru di kelas harga yang sama. Salah satunya adalah Huawei P30 Pro.
 
Smartphone yang diperkenalkan di Indonesia pada 2019 ini sempat menjadi salah satu ponsel kamera terbaik di dunia. Berkat kolaborasi Huawei dan Leica, P30 Pro dikenal mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi, terutama dalam kondisi minim cahaya.
 
Kini, tujuh tahun setelah peluncurannya, Huawei P30 Pro memang sudah tidak lagi dijual sebagai unit baru. Namun, perangkat ini masih banyak ditemukan di pasar ponsel bekas. Lalu, apakah Huawei P30 Pro masih layak dibeli pada 2026?
 

Harga Huawei P30 Pro Bekas di Indonesia

Karena sudah lama dihentikan produksinya, Huawei P30 Pro saat ini umumnya hanya tersedia dalam kondisi bekas (second) atau refurbished.

Berdasarkan pantauan di sejumlah marketplace Indonesia, harga Huawei P30 Pro bekas pada pertengahan 2026 berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp5 juta, bergantung pada kapasitas memori, kondisi fisik, kesehatan baterai, serta kelengkapan penjualan.
 
Dengan harga tersebut, Huawei P30 Pro bersaing langsung dengan smartphone kelas menengah terbaru yang menawarkan chipset lebih baru, tetapi belum tentu memiliki kualitas kamera setara flagship.
 

Kamera Leica Masih Menjadi Alasan Utama

Salah satu keunggulan Huawei P30 Pro yang tetap relevan adalah sektor kameranya. Saat pertama kali dirilis, Medcom.id menilai kemampuan kamera smartphone ini sebagai salah satu yang terbaik di kelas premium, terutama untuk fotografi malam dan zoom jarak jauh.
 
Huawei membekali P30 Pro dengan kamera utama 40 MP, kamera 20 MP ultrawide, kamera 8 MP telefoto yang mendukung 5x optical zoom, serta sensor Time of Flight (ToF) untuk meningkatkan akurasi efek bokeh.
 
Teknologi Huawei AI Image Stabilization dan pemrosesan gambar berbasis AI juga membuat hasil foto tetap tajam di berbagai kondisi pencahayaan. Bahkan, kemampuan zoom digital hingga 50x masih menjadi fitur yang jarang ditemui saat perangkat ini pertama kali hadir.
 
Bagi pengguna yang lebih mengutamakan kualitas foto dibanding spesifikasi terbaru, kamera Huawei P30 Pro masih mampu menghasilkan gambar yang kompetitif.
 

Performa Masih Memadai untuk Aktivitas Harian

Huawei P30 Pro menggunakan chipset Kirin 980 yang diproduksi dengan proses fabrikasi 7 nanometer.
 
Chipset tersebut dipadukan dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB, spesifikasi yang hingga kini masih cukup nyaman untuk kebutuhan sehari-hari seperti media sosial, streaming video, hingga multitasking.
 
Dalam pengujian Medcom.id saat peluncurannya, perangkat ini juga mampu menjalankan PUBG Mobile pada pengaturan grafis tinggi tanpa kendala berarti.
 
Meski demikian, performanya tentu tidak lagi setara dengan chipset flagship terbaru yang menawarkan efisiensi daya dan kemampuan AI lebih baik.
 

Layar dan Desain Masih Terlihat Premium

Di sektor layar, Huawei P30 Pro mengusung panel OLED 6,47 inci dengan desain layar melengkung (curved display) yang hingga kini masih terlihat modern.
 
Pilihan warna Breathing Crystal juga menjadi salah satu identitas perangkat ini. Efek gradasinya membuat Huawei P30 Pro masih terlihat premium meski usianya sudah lebih dari enam tahun. Medcom.id juga menilai desain tersebut menjadi salah satu keunggulan utama dibanding generasi sebelumnya.
 

Apa Kekurangannya di 2026?

Meski masih menarik, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli Huawei P30 Pro pada 2026.
 
Pertama, hampir seluruh unit yang beredar merupakan perangkat bekas sehingga kondisi baterai dan komponen bisa berbeda-beda.
 
Kedua, perangkat ini masih menggunakan Android 9 saat peluncuran dengan EMUI 9.1. Dukungan pembaruan perangkat lunaknya tentu sudah jauh tertinggal dibanding smartphone baru.
 
Selain itu, karena usianya sudah cukup lama, calon pembeli juga perlu memastikan kondisi layar OLED, kesehatan baterai, serta fungsi kamera sebelum melakukan transaksi.
 

Apakah Huawei P30 Pro Masih Layak Dibeli?

Jika prioritas utama Anda adalah kamera berkualitas flagship dengan anggaran sekitar Rp3-5 jutaan, Huawei P30 Pro masih menjadi salah satu pilihan yang menarik pada 2026.
 
Namun, jika menginginkan perangkat dengan masa dukungan software lebih panjang, baterai yang masih prima, serta fitur-fitur AI terbaru, smartphone kelas menengah keluaran 2025 atau 2026 kemungkinan menjadi pilihan yang lebih aman.
 
Dengan kata lain, Huawei P30 Pro masih layak diburu, tetapi lebih cocok untuk pengguna yang memahami kelebihan dan kompromi membeli smartphone flagship bekas.
 
Sebelum membeli smartphone bekas, pastikan untuk memeriksa kondisi fisik, kesehatan baterai, fungsi kamera, serta riwayat perangkat. Ikuti terus artikel rekomendasi dan ulasan gadget terbaru untuk menemukan smartphone terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran Anda.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA