Google mengajak orang tua menjadi rekan petualang digital anak dengan Gemini, Family Link, dan SafeSearch untuk eksplorasi AI yang aman.
Google mengajak orang tua menjadi rekan petualang digital anak dengan Gemini, Family Link, dan SafeSearch untuk eksplorasi AI yang aman.

Google Ajak Orang Tua Jadi Rekan Petualang Digital Anak di Era AI

Lufthi Anggraeni • 25 Juli 2026 09:35
Ringkasnya gini..
  • Google mengajak orang tua menjadi pendamping eksplorasi digital anak melalui pemanfaatan AI secara aman.
  • Family Link dan SafeSearch direkomendasikan untuk mengatur screen time dan menyaring konten sesuai usia.
  • Gemini dapat dimanfaatkan untuk proyek sains, kuis belajar, menjawab pertanyaan, dan permainan kreatif bersama anak.
Jakarta: Merayakan Hari Anak Nasional, Google mengajak orang tua untuk berperan sebagai rekan petualang digital bagi anak dalam memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Melalui pendekatan tersebut, Google mendorong eksplorasi digital aman, kreatif, dan menyenangkan dengan dukungan berbagai fitur seperti Gemini, Family Link, dan SafeSearch. 
 
Dalam siaran persnya, Google menyoroti bahwa rasa ingin tahu merupakan bagian alami dari tumbuh kembang anak. Di era AI, rasa ingin tahu tersebut memperoleh ruang yang semakin luas melalui dunia digital, dari mencari jawaban atas berbagai pertanyaan hingga mengeksplorasi ide-ide kreatif.
 
Menurut Google, kehadiran orang tua tetap menjadi elemen penting dalam mendampingi proses tersebut. Orang tua diharapkan tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga berperan sebagai kompas yang membantu anak menjelajahi dunia digital secara aman dan bertanggung jawab. 

Google menegaskan bahwa membesarkan anak di era digital bukan berarti membatasi rasa ingin tahu mereka terhadap teknologi. Sebaliknya, orang tua perlu membekali anak dengan kecakapan digital agar mampu mengeksplorasi teknologi secara percaya diri dengan pendampingan tepat. 
 
Selain itu, Google menekankan bahwa keamanan merupakan langkah pertama sebelum anak mulai menjelajahi dunia digital. Google mengibaratkan dunia digital seperti taman bermain yang membutuhkan pagar pengaman.
 
Untuk itu, Google merekomendasikan pemanfaatan Family Link dan SafeSearch sebagai fondasi awal dalam menciptakan ekosistem digital yang ramah anak. Melalui Family Link, orang tua dapat mengatur durasi penggunaan perangkat (screen time), sementara SafeSearch membantu menyaring konten yang tidak sesuai dengan usia anak.
 
Google Ajak Orang Tua Jadi Rekan Petualang Digital Anak di Era AI
 
Kedua fitur tersebut juga memungkinkan orang tua memastikan aktivitas digital anak tetap berada dalam lingkungan yang aman. Google menyebut bahwa ketika pagar keamanan digital telah tersedia, anak dapat lebih leluasa belajar, berkreasi, dan mengeksplorasi berbagai hal secara mandiri. 
 
Selain keamanan, Google juga mendorong pemanfaatan Gemini sebagai media kolaborasi antara orang tua dan anak. Alih-alih membiarkan anak menggunakan AI sendirian, Google menyarankan agar Gemini dimanfaatkan sebagai teman berimajinasi yang digunakan bersama.
 
Pendekatan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan orang tua dan anak melalui berbagai aktivitas kreatif. Dalam dokumen tersebut, Google memberikan beberapa contoh pemanfaatan Gemini untuk aktivitas sehari-hari di rumah.
 
Salah satunya adalah membantu membuat proyek sains sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan, seperti kardus bekas dan botol plastik, lengkap dengan langkah aman untuk anak sekolah dasar. 
 
Gemini juga dapat dimanfaatkan untuk menjawab pertanyaan kritis anak dengan pendekatan lebih menarik, misalnya menjelaskan proses terjadinya hujan dan petir menggunakan gaya cerita dongeng. Google turut menyebut kemampuan pembuatan gambar dari Nano Banana dapat digunakan untuk menghadirkan visual yang membantu anak memahami materi dengan lebih mudah. 
 
Google juga memperkenalkan cara lain memanfaatkan Gemini sebagai pendamping belajar. Orang tua hanya perlu memotret materi pelajaran atau silabus sekolah, kemudian meminta Gemini menyusun kuis latihan interaktif lengkap dengan penjelasannya.
 
AI tersebut dirancang untuk mengajukan pertanyaan secara bertahap sehingga mendorong anak berpikir kritis, bukan sekadar memberikan jawaban instan. Selain membantu proses belajar, Gemini juga dapat digunakan untuk menciptakan permainan kreatif di luar layar.
 
Sebagai contoh, Google menyarankan penggunaan AI untuk membuat petunjuk permainan mencari benda di dalam rumah dengan tema tertentu, seperti dinosaurus. Aktivitas tersebut diharapkan dapat menggabungkan kreativitas digital dengan permainan fisik sehingga anak tetap aktif bergerak. 
 
Google menilai literasi digital dan teknologi AI kini telah menjadi bagian dari proses pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, perusahaan mendorong orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak dalam memanfaatkan teknologi.
 
Sementara itu menurut Google, peran orang tua bukan menjadi penghalang bagi eksplorasi digital anak, melainkan menjadi pendamping yang mengarahkan penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. 
 
Melalui momentum Hari Anak Nasional, Google berharap keluarga dapat menjadikan teknologi sebagai sarana belajar, berkreasi, dan membangun hubungan yang lebih erat antara orang tua dan anak. Dengan dukungan keamanan digital serta pemanfaatan AI tepat, eksplorasi digital diharapkan dapat berlangsung secara aman sekaligus memberikan pengalaman belajar menyenangkan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA