Lenovo IdeaCentre AIO i meluncur di IFA 2026 dengan layar 120Hz, prosesor Intel, fitur AI, dua ukuran, dan harga mulai EUR999.
Lenovo IdeaCentre AIO i meluncur di IFA 2026 dengan layar 120Hz, prosesor Intel, fitur AI, dua ukuran, dan harga mulai EUR999.

Lenovo IdeaCentre AIO i Resmi Meluncur di IFA 2026, Warna-Warni

Lufthi Anggraeni • 04 September 2026 16:31
Ringkasnya gini..
  • Lenovo IdeaCentre AIO i hadir dalam ukuran 23,8 dan 27 inci dengan layar Full HD IPS hingga 120Hz.
  • AIO ini memakai Intel Core 7 350, RAM hingga 32GB, SSD hingga 1TB, dan fitur AI Lenovo.
  • IdeaCentre AIO i mulai dijual bulan November 2026 dengan harga perkiraan mulai EUR999.
Jakarta: Lenovo memperkenalkan IdeaCentre AIO i terbaru dalam ajang Lenovo Innovation World 2026 yang berlangsung di Berlin, Jerman. Komputer desktop all-in-one (AIO) ini hadir sebagai perangkat untuk kebutuhan komputasi sehari-hari dengan desain lebih ramping, pilihan warna beragam, serta sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan.

Mengutip Digital Trends, perangkat tersebut diperkenalkan bersamaan dengan lini laptop IdeaPad Vibe. Lenovo menyebut IdeaCentre AIO i dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna di rumah, dari bekerja, mengikuti rapat virtual, belajar, hingga menikmati konten hiburan bersama keluarga.

Kehadiran komputer baru ini juga menarik perhatian karena desain dan pendekatannya membuatnya berpotensi menjadi alternatif untuk Apple iMac. Lenovo menawarkan layar dengan refresh rate hingga 120Hz, opsi layar sentuh, kamera hingga 5MP IR, serta konektivitas cukup lengkap. 

Perangkat ini dilaporkan akan dipasarkan dengan harga awal lebih rendah dibandingkan dengan harga awal iMac di Amerika Serikat.

Hadir dalam Dua Ukuran dengan Layar 120Hz

IdeaCentre AIO i tersedia dalam dua pilihan ukuran, yaitu 23,8 inci dan 27 inci. Keduanya menggunakan panel IPS beresolusi Full HD 1.920 x 1.080 piksel dengan rasio 16:9. Lenovo juga menawarkan refresh rate hingga 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 350 nits.

Layar tersebut mencakup 99% sRGB dan dilengkapi fitur Low Blue Light untuk membantu memberikan pengalaman penggunaan lebih nyaman. Pengguna juga dapat memilih konfigurasi dengan layar sentuh, meskipun ketersediaannya dapat bergantung pada pasar dan konfigurasi perangkat.

Ukuran 27 inci tentu menjadi pilihan lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan area kerja lebih luas. Sementara itu, model 23,8 inci dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang memiliki ruang meja lebih terbatas.

Lenovo juga mengubah struktur internal perangkat. IdeaCentre AIO i menggunakan arsitektur middle-box-free, menghilangkan bagian komputasi besar yang biasanya ditempatkan di belakang panel. Menurut Lenovo, pendekatan tersebut menghasilkan tampilan all-in-one lebih bersih dan ramping.

Desain juga menjadi salah satu aspek yang membedakan perangkat ini. Lenovo menyediakan beberapa pilihan warna, termasuk Dreamy Violet, Radiant Coral, Zen Green, Chill Blue, Luna Grey, dan Cloud Grey. Warna tersebut dikembangkan melalui konsultasi dengan Pantone Color Institute.

Konsep tersebut membuat IdeaCentre AIO i tidak hanya berfungsi sebagai perangkat komputasi, tetapi juga sebagai bagian dari dekorasi ruang kerja atau rumah. Lenovo turut menyediakan keyboard dan mouse nirkabel dengan warna yang disesuaikan dengan perangkat sehingga tampilan keseluruhan terlihat lebih seragam.

IdeaCentreAIO-i-desktop-1

Mengandalkan Prosesor Intel dan Fitur AI

Untuk performanya, IdeaCentre AIO i menggunakan prosesor Intel Core 7 350 dengan cache 6MB dan kecepatan maksimum hingga 4,80GHz. Model 27 inci tersedia dengan pilihan RAM LPDDR5X hingga 32GB, sedangkan penyimpanan menggunakan SSD PCIe dengan kapasitas 512GB atau 1TB. Model 23,8 inci menawarkan RAM hingga 16GB.

Lenovo juga membekali perangkat dengan kemampuan AI. Lenovo menyebut platform IdeaCentre AIO i mampu mencapai hingga 40 TOPS untuk performa AI. Kemampuan tersebut menjadi bagian dari strategi Lenovo untuk menghadirkan fitur kecerdasan buatan pada komputer konsumen.

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah Lenovo AI Turbo Engine. Sistem ini berfungsi sebagai pusat pengelolaan berbagai aspek perangkat, termasuk optimasi performa, peningkatan multimedia, serta fitur Adaptive Lighting.

Adaptive Lighting menjadi salah satu fitur yang cukup menarik. Lenovo menyiapkan beberapa mode pencahayaan, termasuk Boot-up, Default, dan Music Lighting. Pengguna nantinya dapat menyesuaikan efek dan warna pencahayaan sesuai kebutuhan. 

Namun, Lenovo menyatakan fitur Adaptive Lighting dan pengaturan efek pencahayaan akan tersedia melalui pembaruan OTA di masa mendatang. Untuk kebutuhan komunikasi, IdeaCentre AIO i dilengkapi kamera 5MP. 

Tersedia pula opsi kamera 5MP IR menggabungkan peningkatan berbasis perangkat keras dan perangkat lunak untuk mendukung kualitas panggilan video. Kamera tersebut dilengkapi penutup fisik sehingga pengguna dapat menutup kamera ketika tidak digunakan demi menjaga privasi.

Konektivitas Lengkap dan Stand Ergonomis

Lenovo juga memberikan perhatian terhadap konektivitas. IdeaCentre AIO i berbekal enam port USB, kombinasi USB-A dan USB-C, serta port HDMI-in dan HDMI 2.1-out. Port HDMI-out tersebut mendukung keluaran hingga resolusi 4K pada 60Hz.

Perangkat juga menyediakan jack kombinasi headphone dan mikrofon serta Ethernet. Untuk konektivitas nirkabel, konfigurasi tertentu mendukung hingga Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4, sementara varian lainnya tersedia dengan Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2.

Lenovo turut menyediakan opsi wireless charging hingga 15W. Fitur ini dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat kompatibel tanpa harus menambahkan banyak kabel di sekitar meja. Dari sisi ergonomi, dudukannya dapat disesuaikan secara vertikal hingga 30 mm dan memiliki rentang kemiringan dari -5 derajat hingga 15 derajat. 

Dengan demikian, pengguna dapat menyesuaikan posisi layar berdasarkan kebutuhan, baik ketika bekerja, mengikuti konferensi video, membaca, maupun menikmati hiburan. Untuk audio, Lenovo mengandalkan sistem speaker stereo 2 x 3W yang dikembangkan bersama Harman. 

Kombinasi tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan multimedia tanpa harus selalu menggunakan speaker eksternal.

Harga Mulai EUR999

Lenovo menyatakan IdeaCentre AIO i 24 dan 27 inci akan tersedia mulai bulan November 2026 dengan harga awal yang diperkirakan sebesar EUR999 (Rp20,5 juta). Lenovo menegaskan harga tersebut merupakan perkiraan dan harga final dapat berbeda berdasarkan negara, konfigurasi, pajak, serta kanal penjualan.

Harga tersebut menjadi salah satu daya tarik utama IdeaCentre AIO i. Digital Trends membandingkannya dengan iMac terbaru yang di Amerika Serikat dibanderol mulai USD1.499 (Rp26,4 juta) setelah kenaikan harga.

Meski demikian, perbandingan tersebut perlu dilihat secara proporsional karena iMac dan IdeaCentre AIO i menggunakan platform perangkat keras serta sistem operasi berbeda. IdeaCentre AIO i menjalankan Windows 11, sementara iMac menggunakan macOS.

Terlepas dari perbedaan tersebut, Lenovo jelas menempatkan IdeaCentre AIO i sebagai komputer rumah yang menggabungkan desain, produktivitas, hiburan, dan fitur AI dalam satu perangkat. Dengan dua pilihan ukuran, layar 120Hz, kamera beresolusi tinggi, konektivitas lengkap, serta harga awal EUR999 (Rp20,5 juta), perangkat ini menjadi salah satu produk AIO yang menarik perhatian di IFA 2026.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA