Mengutip 9to5Google, langkah ini menjadi tonggak penting dalam ekspansi bisnis perangkat keras Google sekaligus memperkuat kehadirannya di pasar Asia. Toko yang diberi nama Google Store Omotesando akan menjadi gerai flagship pertama Google di luar wilayah Amerika Serikat (AS).
Sebagai informasi, selama ini, Google hanya memiliki jaringan toko fisik resmi di AS, sedangkan kehadirannya di negara lain umumnya terbatas pada konsep toko di dalam toko (store-within-a-store) atau kerja sama dengan peritel pihak ketiga.
Menurut informasi yang diumumkan Google Jepang, Google Store Omotesando akan berada di lantai pertama kompleks Tokyu Plaza Omotesando (Omokado), salah satu pusat perbelanjaan premium yang dikenal sebagai kawasan mode dan gaya hidup di Tokyo.
Render awal yang dibagikan Google memperlihatkan desain toko yang menggabungkan identitas visual khas Google Store dengan sentuhan arsitektur Jepang. Salah satu elemen yang menarik perhatian adalah layar sudut bangunan yang terinspirasi dari billboard 3D terkenal di Shinjuku.
Pada tampilan awal tersebut, layar menampilkan tulisan “Coming Soon” sebagai penanda bahwa toko masih dalam tahap persiapan. Seperti Google Store di Amerika Serikat, toko baru ini akan menjadi tempat bagi pelanggan untuk mencoba dan membeli berbagai perangkat keras buatan Google secara langsung.
Produk yang dipamerkan mencakup lini Google Pixel, perangkat rumah pintar Google Nest, perangkat wearable Fitbit, serta berbagai aksesori resmi dan produk mitra. Selain menjual perangkat, Google juga akan menghadirkan area pengalaman interaktif memungkinkan pengunjung mencoba berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) dan layanan Google secara langsung.
Langkah ini menunjukkan upaya Google semakin menempatkan AI sebagai bagian utama dari strategi produk konsumennya. Namun, Google tidak hanya menjadikan toko ini sebagai tempat penjualan perangkat.
Perusahaan juga akan menyediakan layanan dukungan teknis langsung, termasuk bantuan pengaturan perangkat, pemecahan masalah, hingga perbaikan untuk produk Google Pixel. Konsep tersebut mirip dengan pendekatan yang selama ini digunakan Apple melalui Genius Bar di Apple Store.
Selain layanan servis, Google juga berencana menggelar berbagai workshop dan sesi edukasi bagi pengguna Pixel maupun Fitbit. Pengunjung juga akan memiliki opsi mengambil pesanan yang sebelumnya dibeli melalui Google Store Jepang secara online langsung dari lokasi toko fisik.
Pemilihan Jepang sebagai lokasi toko internasional pertama bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang menjadi salah satu pasar yang menunjukkan pertumbuhan positif bagi lini Pixel. Kendati pangsa pasar global Pixel masih relatif kecil dibandingkan dengan Apple maupun Samsung, perangkat Google mendapatkan penerimaan cukup baik di Jepang.
Google bahkan menyebut pembukaan toko di Tokyo memiliki makna simbolis karena Jepang juga merupakan negara tempat perusahaan membuka kantor internasional pertamanya di luar Amerika Serikat beberapa dekade lalu.
Langkah ini juga memperlihatkan ambisi Google untuk memperkuat bisnis perangkat kerasnya melalui pendekatan ritel langsung ke konsumen, strategi yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu kekuatan utama Apple dalam membangun loyalitas pelanggan.
Dengan hadirnya Google Store Omotesando, jumlah toko fisik Google akan terus bertambah setelah perusahaan membuka beberapa lokasi baru di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Google telah memiliki toko di New York, California, Massachusetts, Illinois, Texas, dan sejumlah wilayah lainnya.
Kehadiran toko internasional pertama ini juga memunculkan spekulasi bahwa Google akan memperluas jaringan ritelnya ke pasar lain di masa mendatang, terutama wilayah yang menjadi fokus pertumbuhan perangkat Pixel dan ekosistem perangkat keras perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News