Salah satunya datang dari seorang modder yang mencoba menjalankan Windows 11 pada komputer yang masih menggunakan RAM DDR1, teknologi memori yang mulai diperkenalkan lebih dari 20 tahun lalu.
Eksperimen tersebut dilakukan oleh kreator teknologi yang dikenal dengan nama Omores.
Hasilnya cukup mengejutkan karena sistem operasi terbaru Microsoft itu diklaim mampu berjalan stabil meski dipasang pada perangkat keras yang jauh lebih tua dibanding persyaratan resmi Windows 11.
Windows 11 Berjalan di Platform DDR1
Dalam demonstrasinya, Omores menggunakan motherboard ASRock ConRoe865PE, salah satu motherboard legendaris yang memungkinkan prosesor Intel Core 2 Duo maupun Core 2 Quad dipadukan dengan RAM DDR1 dan kartu grafis AGP.Konfigurasi yang digunakan meliputi:
-Prosesor Intel Core 2 Quad Q6600
-Motherboard ASRock ConRoe865PE
-RAM DDR1
-Kartu grafis ATI Radeon HD 4650 AGP
Menurut Omores, bagian paling menarik dari eksperimen tersebut adalah kestabilan sistem. "Bagian terbaiknya, sistem ini benar-benar stabil," ujarnya.
Apa Itu RAM DDR1?
Bagi pengguna PC modern, DDR1 mungkin sudah terdengar asing. DDR1 merupakan generasi pertama Double Data Rate SDRAM yang mulai diperkenalkan pada awal tahun 2000-an sebagai penerus SDR SDRAM. Saat itu, teknologi ini menawarkan peningkatan bandwidth sehingga menjadi standar baru pada komputer desktop maupun rakitan.Kecepatan resminya dimulai dari DDR-200 hingga DDR-400, yang pada masanya dianggap sebagai spesifikasi tinggi sebelum akhirnya digantikan oleh DDR2, DDR3, DDR4, hingga DDR5 yang kini digunakan pada komputer modern.
Eksperimen Omores tidak menyebutkan jenis modul DDR1 yang dipakai. Namun, kemungkinan besar sistem tersebut menggunakan varian DDR-400 agar mendapatkan performa terbaik dari platform lawas tersebut.
Tantangan Terbesar Ada di Kartu Grafis
Menjalankan Windows 11 di platform lawas ternyata bukan hanya soal prosesor dan RAM.Omores mengungkapkan tantangan terbesar justru datang dari ATI Radeon HD 4650 AGP, karena kartu grafis tersebut tidak lagi memiliki dukungan driver resmi untuk Windows 11.
Agar dapat berfungsi, ia memanfaatkan driver ATI versi Windows 7 64-bit yang dirilis pada 2012, kemudian melakukan sejumlah modifikasi sehingga kartu grafis tersebut tetap bisa digunakan pada sistem operasi terbaru Microsoft.
Hasilnya, fitur AGP 8X tetap berfungsi dan akselerasi perangkat keras untuk decoding video H.264 juga berhasil diaktifkan.
Browser Modern Hingga Crysis Berhasil Dijalankan
Setelah proses instalasi selesai, Omores menunjukkan berbagai pengujian untuk membuktikan kestabilan sistem.Windows 11 mampu menjalankan browser modern, memutar video dengan bantuan akselerasi perangkat keras, hingga membuka sejumlah aplikasi tanpa mengalami gangguan berarti.
Tak hanya itu, beberapa benchmark grafis dan game lawas juga berhasil dijalankan. Bahkan, komputer tersebut masih mampu memainkan Crysis, game yang pada masanya dikenal sebagai tolok ukur kemampuan perangkat keras PC.
Dipicu Krisis RAM Lawas
Eksperimen ini muncul tidak lama setelah komunitas PC melaporkan mulai langkanya modul RAM DDR2 di sejumlah pasar. Kenaikan permintaan terhadap komponen memori, termasuk untuk kebutuhan pusat data dan kecerdasan buatan (AI), disebut ikut memengaruhi ketersediaan RAM generasi lama.Meski demikian, eksperimen Omores lebih ditujukan sebagai pembuktian kemampuan platform lawas daripada solusi praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Ia juga menambahkan bahwa Windows 11 sebenarnya masih dapat berjalan dengan baik pada sistem berbasis BIOS lama tanpa UEFI.
Menurutnya, Microsoft bahkan masih menyediakan dukungan untuk sistem BIOS melalui edisi Windows 11 IoT, sehingga kestabilan sistem pada perangkat lawas bukanlah sesuatu yang sepenuhnya mengejutkan.
Eksperimen ini menjadi bukti bahwa dengan kreativitas dan sedikit modifikasi, perangkat keras berusia puluhan tahun masih mampu menjalankan perangkat lunak modern.
Meski tidak direkomendasikan sebagai komputer utama, proyek tersebut menunjukkan bagaimana komunitas PC terus menemukan cara baru untuk memperpanjang usia perangkat keras lama.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda