Ancaman keamanan digital justru banyak datang dari phishing dan berbagai modus penipuan atau scam di internet. Karena itu, pengguna dapat mempertimbangkan sejumlah aplikasi untuk memperkuat perlindungan akun, aktivitas penjelajahan internet, serta jaringan Wi-Fi.
Berikut lima aplikasi yang dapat membantu meningkatkan keamanan di HP Android, mulai dari pengelola password hingga aplikasi autentikasi dua langkah.
Bitwarden
Password masih menjadi salah satu titik lemah dalam keamanan digital. Kebiasaan menggunakan password yang sama untuk sejumlah akun atau terjebak dalam upaya phishing dapat meningkatkan risiko keamanan. Bitwarden membantu pengguna mengelola kredensial login secara lebih aman.Versi gratis Bitwarden menyediakan fitur pembuat password otomatis dan sinkronisasi antarperangkat. Aplikasi ini juga mendukung penyimpanan passkey, metode login yang memungkinkan pengguna masuk ke akun tanpa memasukkan password konvensional. Fitur tersebut menjadi salah satu keunggulan Bitwarden dibandingkan pengelola password bawaan browser seperti Chrome atau Edge.
Bitwarden menyimpan data pengguna dalam brankas terenkripsi dengan sistem zero-knowledge. Artinya, data dienkripsi di perangkat sebelum dikirim ke server. Untuk mengaksesnya, pengguna memerlukan password utama atau passkey.

ExpressVPN
Virtual Private Network (VPN) dapat membantu melindungi data saat pengguna terhubung ke internet. ExpressVPN bekerja dengan mengenkripsi data dari HP, kemudian meneruskannya melalui terowongan aman menuju server VPN sebelum mencapai situs tujuan.Selama proses tersebut, data lebih sulit diintip oleh pihak lain, termasuk peretas atau penyedia layanan internet. Jika data yang melewati terowongan berhasil disadap, isinya tetap terlindungi oleh enkripsi dan tidak dapat dibaca begitu saja.
Selain aspek keamanan, VPN juga memungkinkan pengguna mengakses konten yang dibatasi berdasarkan wilayah. Sebagai contoh, saat memilih server di Inggris, katalog layanan streaming seperti Netflix atau Prime Video dapat menyesuaikan dengan wilayah tersebut.
Namun, ExpressVPN tidak menyediakan paket gratis maupun masa uji coba. Pengguna perlu berlangganan untuk memanfaatkan layanannya.
Fing
Fing merupakan aplikasi pemindai jaringan untuk mengetahui perangkat apa saja yang terhubung ke jaringan Wi-Fi pengguna. Kehadiran perangkat asing tidak selalu menandakan serangan, tetapi tetap perlu diperiksa karena dapat berasal dari pihak yang menggunakan jaringan tanpa izin.Risiko yang lebih serius dapat muncul saat peretas memanfaatkan jaringan untuk melancarkan serangan man-in-the-middle (MitM), yaitu upaya menyadap komunikasi antara dua pihak. Celah keamanan jaringan juga dapat berkaitan dengan penggunaan password bawaan router yang belum diganti atau perangkat router lama yang tidak diperbarui.
Fing dapat digunakan secara gratis. Namun, pemindaian tanpa batas, pemantauan berkelanjutan, notifikasi, dan pemeriksaan kesehatan jaringan termasuk fitur berbayar. Aplikasi ini juga dapat memeriksa sejumlah kerentanan jaringan, termasuk mendeteksi aktivasi Universal Plug and Play (UPnP) pada router, serta memindai peluang keberadaan kamera tersembunyi.
Google Chrome
Google Chrome menawarkan sejumlah fitur untuk membantu pengguna menjelajahi internet dengan lebih aman. Salah satunya adalah Safe Browsing dengan mode Enhanced Protection, memberikan perlindungan secara real-time terhadap situs, unduhan, dan ekstensi berbahaya.Mode Enhanced Protection memanfaatkan AI untuk mendukung deteksi ancaman. Namun, pengguna perlu mempertimbangkan aspek privasi karena fitur ini melibatkan pengiriman data penjelajahan ke Google.
Chrome juga menyediakan Safety Check untuk memeriksa keamanan sejumlah pengaturan. Fitur tersebut dapat memberikan peringatan mengenai pembaruan browser yang tertunda serta password yang digunakan ulang atau terindikasi bocor.
Selain itu, Chrome dapat mereset izin situs yang sudah lama tidak digunakan secara otomatis. Browser ini juga memiliki pengelola password untuk membantu pengguna membuat dan menyimpan kredensial tanpa perlu keluar dari aplikasi.
Baca Juga :
Bikin CV Pakai AI? Kaspersky Ingatkan Risiko Data Pribadi dan Tips agar Lamaran Tetap Menarik
Google Authenticator
Autentikasi dua langkah atau two-factor authentication (2FA) menjadi lapisan perlindungan tambahan bagi akun digital. Metode ini tetap penting meskipun pengguna telah memiliki password kuat, karena penyerang masih dapat mencuri kredensial melalui berbagai cara.Google Authenticator diklaim menghasilkan kode autentikasi baru setiap 30 detik. Aplikasi ini mendukung sinkronisasi dengan akun Google dan dapat dikunci menggunakan sidik jari. Salah satu keunggulannya adalah penggunaan kode yang dihasilkan langsung di perangkat sebagai alternatif kode autentikasi melalui SMS.
Kode SMS berisiko disalahgunakan melalui serangan SIM swapping, yaitu saat penyerang mengelabui operator seluler agar memindahkan nomor korban ke kartu SIM yang mereka kuasai. Karena kode autentikasi Google Authenticator dibuat secara lokal di perangkat, kode tersebut tidak bergantung pada pengiriman SMS sehingga risiko yang secara khusus berkaitan dengan SIM swapping dapat dihindari.
Pilih Aplikasi Sesuai Kebutuhan Keamanan
Kelima aplikasi tersebut menawarkan fungsi berbeda untuk membantu pengguna memperkuat keamanan HP Android. Bitwarden berfokus pada pengelolaan password, ExpressVPN mengenkripsi lalu lintas data melalui server VPN, Fing memeriksa perangkat dan kondisi jaringan, Google Chrome menyediakan perlindungan saat menjelajahi internet, sedangkan Google Authenticator menambahkan lapisan autentikasi untuk akun digital.Pengguna dapat memilih aplikasi berdasarkan kebutuhan dan mempertimbangkan fitur berbayar maupun implikasi privasinya. Perlindungan perangkat juga tetap bergantung pada kebiasaan digital, termasuk mengunduh aplikasi dari sumber tepercaya dan memperbarui sistem secara rutin.