Virus yang Serang TSMC Ternyata Varian WannaCry

Ellavie Ichlasa Amalia 07 Agustus 2018 15:35 WIB
cyber security
Virus yang Serang TSMC Ternyata Varian WannaCry
TSMC terkena serangan virus varian WannaCry.
Jakarta: Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) mengatakan, virus yang membuat pabrik produksi semikonduktor mereka tidak bisa beroperasi merupakan varian dari ransomware WannaCry.

Perusahaan itu mengadakan konferensi pers dan menjelaskan temuan mereka. TSMC, penyuplai utama untuk Apple, berkata bahwa adanya "kesalahan operasi" memungkinkan virus masuk ke dalam sistem. Mereka harus menghentikan operasi pabrik pada hari Jumat.

Pada hari Minggu, TSMC berhasil memulihkan 80 persen kapasitas produksi pabrik. Mereka menyebutkan, serangan ini akan membuat mereka mengalami kerugian sebesar tiga persen dari total pendapatan.


Lebih dari satu tahun telah berlalu sejak serangan ransomware WannaCry terjadi di seluruh dunia, menginfeksi lebih dari 230 ribu komputer, lapor ZDNet.

TSMC berkata, sistem mereka terinfeksi ketika sebuah tool software yang memiliki virus dipasang. Keadaan menjadi semakin buruk karena komputer itu terhubung dengan jaringan. Hal ini mendorong komputer untuk terus melakukan reboot.

Virus ini menginfeksi berbagai alat fabrikasi dan sistem otomatisasi serta sistem terkait yang menggunakan Windows 7. Alhasil, berbagai alat tidak bisa digunakan.

TSMC berkata, sistem komputer mereka yang memiliki informasi terkait produksi dan data pelanggan tidak terpengaruh oleh virus ini. Mereka juga menambahkan, sistem yang terkena virus ini sudah diperbaiki.

Pertanyaannya adalah siapa atau organisasi mana yang memasukkan varian WannaCry ke TSMC?



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.