Ponsel Samsung Bakal Gunakan Poni
Galaxy S9 tidak memiliki poni.
Jakarta: Samsung adalah salah satu dari sedikit perusahaan smartphone yang tidak menggunakan poni pada ponsel dengan bezel tipis mereka. Ke depan, hal ini akan berubah. 

Dalam konferensi developer tahun ini, Samsung menunjukkan berbagai cara menipiskan bezel. Salah satunya adalah dengan menggunakan poni. 

Banyak penggemar Android yang memuji Samsung karena bisa menghindari penggunaan layar berponi, saat sebagian besar perusahaan smartphone mengadopsi desain itu. Tampaknya penggunaan desain layar berponi oleh Samsung adalah hal yang tidak bisa dihindarkan, lapor 9to5Google


Hassan Anjum, Director Product Marketing, Samsung menjelaskan bagaimana Samsung menipiskan bezel pada ponsel mereka.

"Kami akan terus melanjutkan tren ini. Bezel pada ponsel akan terus menipis," kata Anjum, seperti yang dikutip dari The Verge. "Kami akan menantang batas dengan lini baru kami: layar Infinity U, V, dan O. 


Foto: Android Police

Konsep layar Infinity U tidak jauh berbeda dengan desain poni pada Essential Phone. Poni berupa setengah oval pada bagian tengah layar. Sementara konsep Infinity V mirip dengan Infinity U, hanya saja, ia memiliki sudut sehingga poni menyerupai huruf V.

Desain layar Infinity O merupakan poni dengan bentuk setengah lingkaran. ASUS tampaknya juga ingin mencoba ide serupa pada ZenFone 6. Sejauh ini, banyak orang yang mengkritik desain ponsel itu. 

Terakhir, desain layar New Infinity adalah desain tanpa poni sedikit pun. Sayangnya, Anjum tidak memberikan penjelasan tentang desain ini. Tidak tertutup kemungkinan, Samsung akan menggunakan konsep ponsel slider, sehingga kamera dan komponen lain akan tersembunyi. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.