Huawei hukum pekerja yang gunakan iPhone untuk buat kicauan tahun baru.
Huawei hukum pekerja yang gunakan iPhone untuk buat kicauan tahun baru.

Buat Kicauan dengan iPhone, 2 Pegawai Huawei Dihukum

Teknologi iphone huawei
Ellavie Ichlasa Amalia • 05 Januari 2019 15:20
Jakarta: Huawei telah memotong gaji dan menurunkan pangkat dari dua pekerjanya yang menggunakan iPhone untuk mengirimkan ucapan selamat tahun baru dari akun Twitter resmi perusahaan. 

Dalam sebuah memo, Corporate Senior Vice President, Chen Lifang mengatakan bahwa kejadian itu telah "menyebabkan kerusakan pada merek Huawei."

Selain penurunan pangkat dan potongan gaji sebesar CNY5.000 (Rp10 juta), memo yang dibuat pada 3 Januari itu juga menyebutkan bahwa jabatan salah satu pekerja yang salah akan dibekukan selama 12 bulan, lapor The Verge

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Memo internal Huawei juga menyebutkan bahwa kejadian ini terjadi setelah agensi media sosial eksternal Huawei, Sapient, mengalami "masalah VPN" pada PC mereka. VPN memungkinkan warga Tiongkok untuk mengakses Twitter. Sebagai solusi, Huawei menggunakan iPhone dengan kartu SIM asing untuk mengirimkan kicauan itu. Dalam memonya, Huawei mengatakan bahwa "kejadian ini menunjukkan kelemahan dalam proses dan manajemen kami."

Kicauan Huawei yang kini telah dihapus membuat perusahaan asal Tiongkok itu menjadi bahan bulan-bulanan, baik di Twitter maupun oleh media teknologi, seperti 9to5Mac.

Sementara kicauan baru dari Huawei mendapatkan 289 balasan. Kebanyakan membahas tentang kicauan pertama yang dibuat dari iPhone. 

Ini bukan pertama kalinya metadata dari sebuah tweet mempermalukan sebuah perusahaan. Namun, selama ini, kita jarang mendengar tentang akibat dari kejadian itu.

Tahun lalu, Samsung NIgeria harus menghapus lebih dari 300 kicauan yang dikirimkan dari iPhone. Sementara selebritas seperti Gal Gadot pernah membuat iklan untuk Huawei menggunakan ponsel pesaing. 


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi