Samsung dilaporkan memulai pengembangan smartwatch terbaru, dengan Tizen OS dan integrasi Bixby.
Samsung dilaporkan memulai pengembangan smartwatch terbaru, dengan Tizen OS dan integrasi Bixby.

Smartwatch Samsung Masih Pakai Tizen

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 25 Desember 2018 08:14
Jakarta: Samsung memiliki kebiasaan mengungkapkan smartwatch barunya di ajang IFA Berlin, Jerman. Tahun 2019 mendatang, Samsung diprediksi akan melakukan hal yang sama.
 
Perusahaan asal Korea Selatan ini dilaporkan memulai proses pengembangan smartwatch baru, dengan kode internal Pulse. Situs SamMobile melaporkan bahwa pengembangan smartwatch tersebut ini baru dimulai Samsung pada bulan Desember ini.
 
Samsung dinilai akan memiliki cukup waktu untuk menghadirkan produk terbaiknya ke pasar jika smartwatch ini diluncurkan pada bulan September atau Oktober, seperti model pendahulunya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Smartwatch baru ini akan mengusung merek Galaxy Sport, mengindikasikan bahwa perangkat ini akan lebih terfokus pada fitur olahraga dan fitness. Menurut sumber yang dikutip, smartwatch ini direncanakan Samsung menggunakan Tizen OS dan berbekal integrasi Bixby yang lebih mendalam.
 
Samsung Galaxy Sport akan memanfaatkan Bixby Reminder, memungkinkan pengguna menerima notifikasi Bixby dari smartphone ke smartwatch. Laporan ini juga menyebut bahwa smartwatch berbekal ruang penyimpanan internal 4GB.
 
Sebelumnya, kode di Android Pie untuk Samsung Galaxy Note 9 yang menunjukkan bahwa Samsung sedang mengembangkan mode fotografi malam hari yang disebut Bright Night.
 
Kode itu disebutkan akan memungkinkan pengguna untuk menghasilkan foto cerah bahkan dalam kondisi paling gelap sekalipun.
 
Pada cerita via blog resminya terkait dengan ekspansi dari ekosistem HDR10+, Samsung salah mengira dan menampilkan logo blog teknologi Ars Technica, sebagai studio mitranya, ARSPRO.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi