Samsung Investasi Rp576 Miliar di Niantic
Samsung dilaporkan akan menginvestasikan dana sebesar USD40 juta pada Niantic.
Jakarta: Samsung dikabarkan segera menandatangani kesepakatan dengan Niantic, untuk produksi dan distribusi eksklusif game mobile. Kerja sama ini terfokus pada produksi game pada judul Harry Potter.

Kesepakatan tersebut dilaporkan bernilai hampir sebesar USD40 juta (Rp576,6 miliar), dan kedua perusahaan diklaim akan mendapatkan keuntungan besar dari kesepakatan ini.

Di sisi Niantic, pengembang game ini akan mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan untuk IPO yang dirumorkan segera terjadi. Sementara untuk Samsung, perusahaan asal Korea Selatan ini akan tampil berbeda dari produsen perangkat Android lain berkat dukungan game mobile pada segmen high-end.


The Inquirer melaporkan bahwa Harry Potter akan memanfaatkan styles S Pen pada Galaxy Note, sebagai tongkat sihir virtual.

Kerja sama ini diharapkan tidak akan menjadikan Harry Potter sebagai game eksklusif pada perangkat Seri Galaxy Note, dan akan tersedia di lini perangkat karya Samsung lainnya, meski pemanfaatan stylus menjadi nilai tambah yang menarik untuk game tersebut.

Selain pengembangan game Harry Potter baru, kesepakatan ini akan memungkinkan Samsung menghadirkan game karya Niantic lainnya sebagai aplikasi bawaan pada perangkat Galaxy berikutnya.

Sayangnya, Pokemon Go dilaporkan tidak akan menjadi game yang dapat dihadirkan Samsung sebagai aplikasi bawaan pada perangkat Galaxy.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.