John McAfee. (AP/ New York Times)
John McAfee. (AP/ New York Times)

Pencipta Antivirus McAfee Meninggal di Penjara

Teknologi teknologi cyber security John McAfee
Cahyandaru Kuncorojati • 24 Juni 2021 10:51
Jakarta: Nama McAfee mungkin tidak asing bagi pengguna komputer terutama generasi sistem operasi Windows lawas seperti Windows 95 dan Windows 98. Kini kabar mengenai antivirus itu kembali terdengar namun bukan dari layanannya melainkan sang pencipta McAfee yaitu John McAfee.
 
John McAfee yang berusia 75 tahun ditemukan tidak bernyawa di sel penjara Sant Esteve Sesrovires, Spanyol. Dia diketahui dipenjara sejak Oktober 2020 atas dugaan penggelapan pajak dan dugaan penipuan investasi aset kripto (cryptocurrency). Dia dipenjara setelah tertangkap di Spanyol dan menunggu ekstradisi ke Amerika Serikat.
 
Dikutip dari The Verge, pihak Departemen Pengadilan Catalunya, Spanyol, maupun pengacara pribadi John McAfee memberikan konfirmasi bahwa klien mereka meninggal akibat bunuh diri di sel penjaranya. Padahal pagi ini rencananya proses ekstradisi ke Amerika Serikat bakal dilakukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terlepas dari namanya sebagai salah satu pencipta software antivirus dan keamanan siber legendaris ternyata hidup John McAfee dirundung banyak masalah. McAfee sendiri di lepas ke Intel pada tahun 2010 dengan nilai USD7,7 miliar.
 
Saat itu McAfee sempat menggugat Intel karena menggunakan namanya pada software antivirus. Pertikaian ini akhirnya diselesaikan dengan keputusan bahwa McAfee sama sekali tidak memiliki afiliasi dengan produk keamanan siber apapun. Intel sendiri mengubahnya menjadi Intel Security di tahun 2014.
 
Namun John McAfee sempat merilis pernyataan bahwa dia bersyukur namanya terlepas dari software terburuk di dunia. Dia sempat memuat video ke YouTube yang menampilkan dirinya menghapus aplikasi antivirus McAfee sambil menggunakan narkotik dan adegan dewasa.
 
Kontroversi John McAfee tidak sampai di sini. Di tahun 2021 dia menjadi buronan karena diduga terkait dalam pembunuhan tetangganya. Beberapa tahun belakangan sebelum tertangkap McAfee mengklaim dirinya diburu oleh agen intelijen Amerika yaitu CIA.
 
McAfee sendiri mengajukan banding atas kasus tersebut dan enggan membayar denda pidana yang dijatuhkan kepadanya. Dia menyatakan bahwa dirinya juga masih memiliki utang sanksi pidana dari kasus hukum yang lain. Tidak ada informasi resmi mengenai aksi bunuh diri yang dilakukan McAfee, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif