Ilustrasi.
Ilustrasi.

Startup Studio Indonesia Batch 3 Kominfo Umumkan 15 Startup Terpilih

Teknologi Kominfo startup
Cahyandaru Kuncorojati • 28 September 2021 09:13
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan kelanjutan dari program inkubasi startup Tanah Air yaitu Startup Studio Indonesia Batch 3. Di kesempatan tersebut mereka mengumumkan bahwa sudah 15 startup terpilih yang bakal mengikuti program ini.
 
Batch 3 Startup Studio Indonesia akan berlangsung mulai bulan September hingga Desember 2021. Daftar startup yang mengikuti di antaranya : AturKuliner (aplikasi B2B untuk UMKM F&B), AyoBlajar (aplikasi belajar online untuk siswa SD hingga SMA), Bicarakan (marketplace konsultan dan psikolog), dan Bolu (kursus dan layanan untuk penjual online).
 
Startup lainnya adalah Eateroo (platform social commerce untuk industri lifestyle dan F&B)), Finku (aplikasi finansial pribadi), FishLog (jaringan perikanan cold chain B2B), Gajiku (aplikasi finansial untuk memberikan karyawan akses ke gaji lebih awal), Imajin (marketplace untuk manufaktur), Keyta (aplikasi keyboard untuk mendukung kegiatan jual beli online), dan Powerbrain (perusahaan manajemen energi).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sisanya adalah, KreatifHub (marketplace freelancer), Sgara (platform tambak udang), Soul Parking (solusi manajemen parkir), dan Zi.Care (sistem informasi rumah sakit digital). Semuanya adalah startup early-stage yang terpilih dari total 5.723 pendaftar.
 
“Terus mengusung konsep ‘more brainstorming, less classes’, Startup Studio Indonesia menitikberatkan pada pembekalan ilmu dan wawasan praktis melalui sesi coaching oleh lebih dari 60 fasilitator yang merupakan para praktisi startup aktif dan terkemuka,” ujar Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan.
 
“Sesi coaching tersebut akan fokus membahas mengenai upaya penyempurnaan produk dan model bisnis, serta peningkatan loyalitas/retensi pengguna, sebelum startup masuk tahap ekspansi pasar. Hal ini dilakukan guna membantu mempersiapkan mereka dalam menghadapi ketidakpastian pasar dan terus berkembang,” jelasnya.
 
Sejak diluncurkan pertama kali pada bulan September 2020, program inkubasi Startup Studio Indonesia telah diikuti oleh total 35 startup early-stage di Indonesia termasuk Batch 1 dan Batch 2. 
 
Mayoritas para alumni mampu melakukan scale-up dan inovasi dengan lebih efektif dan efisien, sehingga menarik lebih banyak pengguna dan bahkan berhasil meraih pendanaan tahap awal dari investor.
 
Startup Studio Indonesia hadir untuk memperkuat dan melengkapi program pemberdayaan startup digital Gerakan 1000 Startup Digital dan Nexticorn yang telah lebih dulu diluncurkan oleh kementerian.
 
Kominfo menargetkan untuk mencetak 150 startup digital pada 2024 yang mampu mengembangkan skala bisnisnya, dari segi jumlah pengguna, jumlah pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pendanaan dari Venture Capital. 
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif