Kehadiran Palapa Ring membantu meningkatkan pengalaman penggunaan jaringan internet di seluruh Indonesia.
Kehadiran Palapa Ring membantu meningkatkan pengalaman penggunaan jaringan internet di seluruh Indonesia.

Palapa Ring Meningkatkan Pengalaman Jaringan di Seluruh Indonesia

Teknologi Kominfo teknologi telekomunikasi
Lufthi Anggraeni • 28 November 2020 09:02
Jakarta: OpenSignal mengumumkan hasil investigasi terhadap pengalaman jaringan seluler penggunanya di 12 daerah di Indonesia, mencakup tujuh pulau di Indonesia, yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
 
Investigasi ini dilakukan dengan menggandeng sejumlah instansi, baik pemerintah maupun swasta. Investigasi ini menyebut bahwa pengguna jaringan di wilayah tersebut mengalami peningkatan selama dua tahun terakhir.
 
Peningkatan pengalaman ini didukung oleh sejumlah faktor, di antaranya yaitu bahwa operator di Indonesia telah memanfaatkan proyek Satelit Palapa ini untuk menghadirkan konektivitas seluler di luar pulau Jawa, serta mengatasi kesenjangan pengalaman jaringan seluler di seluruh Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hasil investigasi ini juga mengumumkan bahwa pengguna di 12 wilayah peningkatan signifikan selama dua tahun terakhir, yaitu antara kuartal ketiga tahun 2018 dan tahun 2020, terkait pengalaman kecepatan pengunduhan seluler, pengalaman video, dan ketersediaan 4G.
 
Kesenjangan dalam pengalaman jaringan seluler antara Jawa dengan wilayah terpencil lainnya dilaporkan mengalami penurunan secara signifikan. Investigasi ini juga menyebut bahwa dalam beberapa kasus, wilayah terpencil bahkan memiliki pengalaman lebih baik dari sejumlah wilayah di Jawa.
 
Pada kuartal ketiga tahun 2018, hampir seluruh area mencatat ketersediaan 4G sebesar 80 persen, namun dua tahun kemudian, hampir semua daerah mengalami peningkatan secara signifikan dengan perolehan ketersediaan 4G hampir sebesar 90 persen.
 
Pengguna di daerah Sulawesi dilaporkan peningkatan ketersediaan 4G tertinggi sebesar 15,4 persen, sedikit berbeda dengan pengguna di Sumatera, Maluku, dan Papua Barat, melaporkan peningkatan sebesar 14 hingga 15 persen.
 
Sementara itu, daerah lain di Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Kalimantan melaporkan peningkatan sekitar 12 persen untuk skor pada kategori ketersediaan 4G Pengguna di daerah lebih padat seperti Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jakarta Raya, mengalami peningkatan maksimal sebesar 10 persen poin.
 
Sedangkan wilayah Jakarta Raya menunjukkan peningkatan terkecil, sebesar delapan persen, mengingat cakupan peningkatan terbatas dengan ketersediaan 4G sudah tinggi.
 
Meskipun demikian, wilayah Jakarta Raya merupakan wilayah dengan ketersediaan 4G tertinggi, sebesar 94,1 persen. Banten dan Jawa Barat mengekor di belakang Jakarta Raya dengan skor sedikit di atas 93 persen. Dan skor ketersediaan 4G pengguna di hampir seluruh daerah lainnya berkisar antar 91 persen hingga 90 persen.
 
Sementara itu, Maluku berada kurang dari satu poin di bawahnya dan Papua Barat serta Kalimantan terpaut jauh dengan skor 88,8 persen dan 87,1 persen. Selama dua tahun terakhir, wilayah terpencil di Papua Barat mengalami peningkatan signifikan dalam kategori pengalaman kecepatan pengunduhan.
 
Papua Barat mengalami peningkatan pada kategori tersebut sebesar 87 persen, diikuti dengan wilayah lain di daerah Jakarta Raya dan Kalimantan, dengan skor rata-rata sebesar 78 persen. Dan wilayah Banten mengalami peningkatan kecepatan hingga 74 persen.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif