Samsung mulai memasarkan Galaxy Fit dan Galaxy Fit e di sejumlah negara.
Samsung mulai memasarkan Galaxy Fit dan Galaxy Fit e di sejumlah negara.

Samsung Galaxy Fit Mulai Dipasarkan di Sejumlah Negara

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 04 Juni 2019 12:18
Jakarta: Tiga bulan setelah resmi diumumkan, Galaxy Fit mulai dipasarkan di sejumlah pasar. Sayangnya, hal ini belum dapat diindikasikan sebagai awal mula pengguliran secara global, dan saat ini belum tersedia informasi terkait ketersediaannya di pasar lain.
 
Informasi yang beredar menyebut bahwa konsumen di Italia, Korea Selatan dan Spanyol telah dapat membeli Galaxy Fit dengan harga EUR100 (Rp1,6 juta), seperti laporan SamMobile. Saat diumumkan pada bulan Februari lalu, Samsung mengonfirmasi akan meluncurkan versi berharga lebih terjangkau dari pelacak fitness, Galaxy Fit e.
 
Samsung Galaxy Fit e telah tersedia di pasar pada awal bulan Mei lalu, dan perangkat wearable ini dipasarkan seharga EUR40 (Rp640.230). Serupa pendahulunya, saat ini Galaxy Fit e hanya tersedia di sejumlah pasar tertentu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Samsung dilaporkan menerima sertifikasi dari FCC untuk perangkat yang akan disebut sebagai Samsung Galaxy A10e. Perangkat ini merupakan produk baru Samsung pada lini Galaxy A, seri kelas menengah yang tengah digencarkan oleh Samsung.
 
Selain FCC, smartphone ini juga menerima sertifikasi dari asosiasi Bluetooth dan Wi-Fi. Ponsel tersebut baru-baru ini ditemukan pada situs benchmark Geekbench, mengungkapkan bahwa ponsel ini akan menggunakan prosesor Exynos 7884 dan berbekal RAM 2GB.
 
Sementara itu, Samsung disebut Director of Developer Relations for XR and Gaming, Samsung, Farshid Fallah, tengah mengembangkan beberapa headset Augmented Reality atau Virtual Reality.
 
Dalam Augmented World Expo yang diadakan di California, Fallah berkata, Samsung memiliki rencana untuk merilis "beberapa produk AR dan VR" dalam waktu beberapa bulan ke depan. Fallah membahas hal ini dalam presentasi untuk menjelaskan strategi Samsung terkait industri AR dan VR.
 
Sedangkan rumor yang beredar menyebut bahwa Galaxy Note 10 tidak akan berbekal tombol fisik. Samsung berencana untuk menggantikan tombol fisik pada Galaxy Note 10 dengan area yang sensitif terhadap tekanan. Area ini diperkirakan akan ditandai dengan tonjolan atau tekstur khusus di sekitar bagian tepi perangkat.
 
Rencana menghilangkan tombol fisik ini akan diterapkan Samsung pada dua versi Galaxy Note 10. Rumor ini juga mengonfirmasi bahwa perangkat yang didukung stylus khas Samsung ini akan terdiri dari dua versi ukuran.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif