Ilustrasi.
Ilustrasi.

HP Pilih Indonesia Partisipasi di Program Digital Equity Accelerator 2025

Cahyandaru Kuncorojati • 28 April 2025 23:20
Jakarta: HP Inc dan HP Foundation mengumumkan terpilihnya 8 organisasi nirlaba di Indonesia, Nigeria, Spanyol, dan Yunani Digital Equity Accelerator (Accelerator) 2025. 

Accelerator ini akan menyediakan dana hibah senilai USD100.000 atau kurang lebih Rp1,6 milliar per organisasi, solusi teknologi HP (senilai USD100.000), dan pelatihan virtual selama enam bulan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan mendorong inklusi digital.

“Masa depan dunia kerja bergantung pada akses terhadap teknologi yang merata, keterampilan digital, dan peluang,” kata Michele Malejki, Global Head of Social Impact, HP Inc. dan Direktur HP Foundation.

“Melalui Digital Equity Accelerator, HP memberdayakan lembaga nirlaba untuk menjembatani kesenjangan digital, memastikan para remaja dan orang dewasa yang tidak terkoneksi secara digital memiliki perangkat dan pelatihan yang dibutuhkan untuk berkembang dalam dunia kerja yang semakin berfokus pada teknologi,” ujarnya.

Menurut Michele langkah investasi pada organisasi-organisasi tersebut memungkinkan HP memperluas akses sekaligus memberdayakan masa depan dunia kerja. Managing Director HP Indonesia, Julianan Cen, menambahkan bahwa HP berkomitmen untuk mengakselerasi kesetaraan digital di Indonesia.

“Merupakan kebanggaan bagi kami dapat bermitra dengan Yayasan Muda Berdaya Berdikari dan Markoding (Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa). Bersama mereka, kami membantu membangun masa depan digital yang inklusif,” ungkap Juliana.

“Kami ingin memberdayakan komunitas-komunitas yang tidak terkoneksi secara digital melalui akses kepada platform pembelajaran digital yang esensial, serta mendorong perubahan sosial yang positif,” tuturnya.

Solve Education Foundation (Yayasan Muda Berkarya Berdikari) adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda Indonesia dengan keterampilan abad ke-21.

Melalui platform pembelajaran berbasis AI, edbot.ai, mereka  menghadirkan program pengayaan inovatif yang membantu siswa meraih kesuksesan di sekolah dan dalam kehidupan mereka ke depannya.

Markoding (Daya Kreasi Anak Bangsa Foundation) membantu membekali generasi muda kurang mampu dengan keterampilan abad ke-21 untuk membentuk generasi inovator. 

Program unggulannya, Perempuan Inovasi, telah memberdayakan lebih dari 35.000 perempuan dengan pelatihan ilmu Sains,Teknologi, Rekayasa dan Matematika (STEM),  mentoring, dan akses pada peluang kerja.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA