Jadi Sponsor Team Liquid, SAP Ikut Terjun ke Industri Esport
Team Liquid, salah satu tim eSport internasional populer di dunia.
Jakarta: SAP ikut terjun ke industri esport dengan menjadi sponsor tim ternama, Team Liquid yang berdiri sejak tahun 2000.

Dalam dukungannya selama tiga tahun ke depan, SAP bersama Team Liquid akan mengembangkan fitur analisis data pertandingan secara live untuk menjadi tolok ukur tim dan pemain meningkatkan performa saat bertanding.

Dalam kolaborasi tersebut, SAP dan Team Liquid akan mnggunakan software SAP HANA business data platform sebagai fondasi dari inovasi tadi. Nantinya sistem analisis data yang dikembangkan bisa memiliki akurasi tertinggi dibandingkan sistem pemantau performance yang ada.


SAP HANA akan berfungsi sebagai teknologi inti untuk pengembangan bersama. Komponen tambahan seperti SAP Cloud Platform, SAP Leonardo serta Internet of Things (IoT) dan fungsi prediktif serta pembelajaran mesin (predictive and machine learning functionalities) akan dievaluasi sebagai bagian dari proses inovasi gabungan tersebut.

Lewat dukungan ini SAP berharap untuk berpartisipasi sebagai pemain yang otentik, berkelas dunia dan berkelanjutan dalam ekosistem esport, menangani komunitas yang muda dan paham teknologi.

"Setelah memutuskan untuk menjadi sponsor di bidang esport, SAP meluangkan waktu untuk mengamati dan menganalisis pasar dan ekosistemnya sebelum akhirnya memutuskan untuk bermitra dengan Team Liquid," ungkap Chief Human Resources Officer Stefan Ries.

"Bagi SAP, esport membuka peluang kami bagi pemirsa muda yang paham teknologi dan terampil serta potensi bakat baru untuk SAP. Sebagai perusahaan teknologi kelas dunia yang inovatif, dan berwawasan ke depan, SAP menyediakan merek kelas tinggi yang sesuai dengan ekosistem esport," imbuhnya.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.