Apple Jadikan LG Pemasok OLED Kedua?
Apple iPhone X menggunakan layar OLED buatan Samsung. (AFP PHOTO / Josh Edelson)
Jakarta: Apple mungkin akan menjadikan LG sebagai pemasok alternatif untuk layar OLED yang mereka gunakan pada iPhone X, ungkap narasumber anonim. 

Dengan menjadikan LG sebagai pemasok sekunder, Apple akan bisa mendapatkan layar OLED dengan lebih cepat dan lebih murah.

Sebelum ini, Apple sepenuhnya menggantungkan diri pada Samsung untuk memasok layar OLED. Itu artinya, perusahaan asal Korea Selatan tersebut bisa memberikan harga mahal karena mereka adalah satu-satunya pemasok, lapor The Verge.


LG akan memasok sekitar 2-4 juta layar OLED dalam kerja sama pertama. Ke depan, mereka akan berusaha untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka.

Sebagai perbandingan, perjanjian kerja sama antara Samsung dan Apple pertama kali, Samsung menyediakan sekitar 100 juta layar OLED untuk digunakan di iPhone X. 

Sebelum ini, nama LG memang sudah muncul ketika Apple dikabarkan mencari pemasok layar OLED kedua. LG telah membuat layar OLED untuk ponselnya, V30. Namun, layar pada V30 tidak sebagus layar OLED buatan Samsung yang mereka gunakan pada Galaxy. Selain itu, kapasitas produksi LG juga lebih sedikit. 

Meskipun menjadi satu-satunya pemasok layar OLED untuk Apple, keadaan Samsung juga tidak terlalu baik.

Pada Februari, Apple dikabarkan harus menurunkan permintaan layar OLED karena penjualan iPhone X tidak sebaik yang diharapkan. Samsung juga dikabarkan tengah mencari klien lain selain Apple. 

Jika kabar bahwa Apple akan menjadikan LG sebagai pemasok sekunder benar, maka perjanjian ini bisa membantu ketiga perusahaan untuk mengurangi ketergantungan dengan satu sama lain. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.